Putu Kacang, Kue Khas Melayu yang Dibuat dengan Panas Matahari

Zainal Tanjung, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 298 2390474 putu-kacang-kue-khas-melayu-yang-dibuat-dengan-panas-matahari-bMDuU8rzn0.jpg Kue putu kacang khas Melayu. (Foto: Zainal Tanjung/iNews TV)

MELAYU merupakan salah satu etnis di Indonesia yang memiliki kekayaan kuliner. Salah satunya adalah kue putu kacang. Ini merupakan kuliner khas Melayu di Kota Binjai, Sumatera Utara, yang biasa dihidangkan saat Idul Fitri atau Lebaran dan hari besar lainnya.

Bagi warga Melayu, penganan ringan putu kacang pasti sudah sangat dikenal dan pernah dirasakan. Putu kacang merupakan penganan ringan yang sangat digemari warga Melayu karena sangat enak saat disantap.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Kue Lupis, Jajanan Pasar yang Manis dan Legit 

Putu kacang terbuat dari kacang hijau, gula, dan tepung. Ini adalah salah satu keragaman kuliner Melayu yang disajikan saat Lebaran atau hari besar lainnya.

Cara membuat kue putu kacang tidak terlalu sulit. Tentunya dengan bahan yang mudah didapat seperti gula, tepung, dan yang utama kacang hijau.

Pertama, kacang hijau disangrai sampai kering. Kedua, kacang ditumbuk halus, demikian juga gula dihaluskan.

Ketiga, setelah gula dan kacang sudah halus, kembali dimasukkan ke lesung untuk kembali ditumbuk halus. Barulah hasilnya disaring.

Baca juga: Fakta-Fakta Kue Beras, Rendah Kalori tapi Miliki Efek Samping 

Keempat, kacang hijau dan gula yang sudah halus selanjutnya dicetak bersama bernama biji ketapang. Uniknya, makanan ringan ini tidak dimasak, tapi dijemur di tengah panas matahari sampai kering.

"Ini merupakan kuliner alam khas Melayu," kata budayawan Melayu Agusman.

Nah, menyambut Ramadhan 1442H yang nantinya dilanjutkan Idul Fitri, warga Melayu sudah ramai membuat kue putu ketapang yang rasanya nikmat di lidah.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini