Ditemukan Mutasi Virus Corona E484K, Ini Penjelasan Genetikanya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 481 2390512 ditemukan-mutasi-virus-corona-e484k-ini-penjelasan-genetikanya-gLQmXZHFJk.jpg Ilustrasi varian baru virus corona E484K. (Foto: Kjpargeter/Freepik)

BARU-baru ini dunia kembali dikejutkan dengan mutasi baru virus corona E484K. Varian ini muncul dari hasil mutasi varian B117 asal Inggris yang juga sempat menggemparkan dunia beberapa waktu lalu.

Sama dengan pendahulunya, virus corona E484K memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam penularan. Tentunya saat ini banyak sekali varian baru virus corona yang membuat masyarakat menjadi bingung. Terlebih lagi dengan nama dan kode yang kurang familier untuk disebutkan.

Baca juga: Muncul Varian Baru Corona E484K, Ini Upaya yang Dilakukan Pemerintah 

Dokter relawan covid-19 Muhammad Fajri Adda'i baru-baru ini memberi penjelasan genetika virus corona E484K yang sedang ramai dibahas publik.

"Mutasi virus E484K maksudnya adalah setiap virus memiliki 30 ribu basa, dan setiap tiga basa berkumpul menjadi satu disebutnya kodon. Nah, setiap kodon ini akan mengode satu asam amino," terang dr Fajri, seperti dikutip dari unggahan di akun Instagram-nya melalui @dr.fajriaddai, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Mudik Lebaran Kembali Dilarang, Wajarkah Masyarakat Kecewa? 

Ia menjelaskan bahwa pada kasus mutasi E484K maksudnya adalah asam amino urutan ke 484 berubah dari E menjadi K. Sehingga, perubahan itulah yang dipakai menjadi nama varian baru virus corona ini.

"Pada kasus E484K karena ini adalah mutasi dari titik tertentu di reseptor binding domain di antibodi, di mana ini akan dikenali oleh antibodi lewat tanduknya. Ketika tanduk ini berubah, maka menjadi tidak bisa dikenali. Ada beberapa varian yang memiliki mutasi. Jadi, satu varian bisa banyak mutasinya," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini