Gusanda Latova Curhat Sering Dibully Gara-Gara Tak Pintar Matematika

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 612 2390358 gusanda-latova-curhat-sering-dibully-gara-gara-tak-pintar-matematika-lTobXZGYqU.jpg Gusanda Latova

GUSANDA Latova, pernah menjadi korban bullying di bangku sekolah. Meski merasa sakit hati, namun kejadian itu justru membuatnya semangat untuk menjalani hari baru saat beranjak dewasa. 

Meski memiliki kisah kelam, penyanyi tembang Jawa ini justru terus terpacu untuk berkarya saat ini.

Mengenang kembali di masa SMP dulu, diakuinya, ia kerap jadi korban bully teman-temannya. Gusanda diberi sebutan Madesu (Masa Depan Suram), karena dianggap bodoh dalam mata pelajaran Matematika.

Baca Juga: Sering Cemas di Malam Hari, Coba Atasi dengan Berbagai Cara Ini

gusanda

“Hal ini tentunya yang akan menjadi pemicu semangat saya untuk terus berkarya," ujarnya lewat keterangannya.

Pria asal Wonosobo ini terus bekerja keras. Menyanyi adalah hobinya, hingga berkali-kali merilis lagu.

“Saya dapat respon yang positif dari masyarakat dan saya akan terus konsisten membuat lagu Jawa lagi,” ungkap Gusanda.

Bukan hal asing lagi, bullying menjadi isu yang menjadi kekhawatiran para orangtua. Tindakan bullying dapat menyebabkan rasa trauma, hingga menimbulkan efek negatif pada keadaan kejiwaan korban bullying.

Sedangkan penelitian Melissa Holt dari Boston University menyatakan, korban bullying dapat melakukan kekerasan pada diri sendiri yang membahayakan hidupnya.

Di samping menimbulkan ketakutan, bullying juga mengakibatkan dendam dan budaya kekerasan. Hal ini terbukti dari budaya perpeloncoan yang turun-temurun di sekolah. Biasanya, kekerasan tersebut terjadi lantaran perasaan dendam dari senior ke junior yang sudah menjadi tradisi.

Psikolog anak dan remaja, Erna Marina Kusuma menegaskan, kasus bullying akan memengaruhi karakter dan pola pikir seorang anak. “Hasilnya, anak cenderung memiliki karakter negatif serta menutup atau menarik diri dari lingkungan sosial,” ujar Erna.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini