Gusanda Latova Curhat Sering Dibully Gara-Gara Tak Pintar Matematika

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 612 2390358 gusanda-latova-curhat-sering-dibully-gara-gara-tak-pintar-matematika-lTobXZGYqU.jpg Gusanda Latova

Bukan hal asing lagi, bullying menjadi isu yang menjadi kekhawatiran para orangtua. Tindakan bullying dapat menyebabkan rasa trauma, hingga menimbulkan efek negatif pada keadaan kejiwaan korban bullying.

Sedangkan penelitian Melissa Holt dari Boston University menyatakan, korban bullying dapat melakukan kekerasan pada diri sendiri yang membahayakan hidupnya.

Di samping menimbulkan ketakutan, bullying juga mengakibatkan dendam dan budaya kekerasan. Hal ini terbukti dari budaya perpeloncoan yang turun-temurun di sekolah. Biasanya, kekerasan tersebut terjadi lantaran perasaan dendam dari senior ke junior yang sudah menjadi tradisi.

Psikolog anak dan remaja, Erna Marina Kusuma menegaskan, kasus bullying akan memengaruhi karakter dan pola pikir seorang anak. “Hasilnya, anak cenderung memiliki karakter negatif serta menutup atau menarik diri dari lingkungan sosial,” ujar Erna.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini