Hadapi Darurat Covid-19, Jepang Batalkan Seremonial Obor Olimpiade

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 612 2391075 hadapi-darurat-covid-19-jepang-batalkan-seremonial-obor-olimpiade-xkF4wadiXP.jpg Ilustrasi darurat covid-19. (Foto: Fernandozhiminaicela/Pixabay)

SITUASI darurat medis di Jepang dampak makin parahnya kondisi pandemi covid-19 di sana kembali mengakibatkan perubahan rencana gelaran Olimpiade Tokyo 2021. Pihak berwenang di Osaka pun memutuskan membatalkan acara seremonial api obor Olimpiade yang awalnya dijadwalkan di seluruh prefektur.

Seperti dilaporkan laman Reuters, Kamis (8/4/2021), pembatalan ini disebabkan lonjakan drastis kasus infeksi covid-19. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Jepang mengumumkan situasi darurat medis.

Baca juga: Muncul Varian Baru Corona E484K, Ini Upaya yang Dilakukan Pemerintah 

Otoritas kesehatan setempat disebutkan khawatir akan terjadinya gelombang keempat kasus infeksi covid-19 menjelang 107 hari sebelum Olimpiade Tokyo dimulai. Padahal saat ini program vaksinasi covid-19 yang berlangsung masih tahap awal.

Ilustrasi mutasi virus corona. (Foto: Kjpargeter/Freepik)

Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura mengatakan tenaga kesehatan dan sistem medis di Jepang, termasuk Osaka, sedang menghadapi tekanan yang sangat besar karena munculnya varian baru virus corona E484K yang lebih menular. Ini membuat kasus meroket di kalangan anak muda.

Baca juga: Varian Baru Corona E484K Muncul, Harus Panik Enggak Ya? 

"Hampir bisa dipastikan bahwa strain baru ini sangat menular dengan kecepatan transmisi yang tinggi. Saya ingin meminta semua warga Osaka untuk tidak keluar rumah jika tidak perlu. Sistem medis berada dalam situasi yang sangat sulit," kata Hirofumi.

Sebagaimana diketahui, Osaka pada Rabu 7 April mencatat sebanyak 878 kasus positif baru covid-19. Ini menjadi angka rekor selama dua hari berturut-turut. Tingkat keparahan kasus infeksi covid-19 ini sendiri sudah membuat 70 persen tempat tidur rumah-rumah sakit di Osaka sudah terisi penuh.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini