William Wongso: Cari Ahli Masak Kuliner Indonesia Sulit

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 298 2391595 william-wongso-cari-ahli-masak-kuliner-indonesia-sulit-7FwOdkIeWN.jpeg William Wongso. (Foto: Okezone)

CUKUP sulit memperkenalkan kuliner Indonesia autentik ke banyak orang. Padahal minat untuk makan makanan khas Indonesia banyak diminati penduduk dunia.

Mindset untuk memperkenalkan kuliner Indonesia ke dunia harus diubah, menurut Pakar Kuliner William Wongso. Apalagi saat ini mencari juru masak kuliner khas yang bisa menciptakan rasa autentik tergolong sulit.

"Kalau kita mencari ahli masak-masakan Indonesia mencari generasi mudah sekali. Tapi kalau masak autentik Indonesia agak sulit," ujarnya saat pengenalan Pawon Om Will.

William Wongso yakin, Indonesia bisa mengubah mindset itu dari dasar. Dia mengatakan, Indonesia memiliki banyak sekolah tata boga yang bisa menjadi wadah pengenalan kuliner Indonesia.

 Wil

Jika ditelusuri dari pendidikan dasar, program belaja kuliner Indonesia sedikit sekali. Jadi lebih banyak program internsional dan ini harus diubah

"Saya anjurkan setiap SMK itu mengangkat kuliner daerahnya. Misal di Jawa Tengah itu kurikulum utama, ya masak masakan khas daerah Jawa Tengah, ditambah yang nusantara," imbuhnya.

Selain itu, menurut Om Will, sapaan akrabnya, setiap sekolah dari berbeda-beda daerah bisa saling tukar ahli masak. "Kita sangat kekuarangan guru masak, untuk belajar maka kita bisa datangkan ahli masak ke sekolah-sekolah dan ini paling dasar," bebernya.

Di sisi lain, disebutkan William Wongso, untuk memperkenalkan masakan Indonesia ke dunia juga bisa memulai dengan sesuatu yang baru. Misalnya membuat makanan siap saji yang punya daya simpan lama.

Saat ini, kata dia, masyarakat sudah seharusnya bisa memulai segala sesuatu yang praktis. "Ini bisa sebagai media untuk memperkenalkan cita rasa khas Nusantara kepada masyarakat non Indonesia

"Juga kepada banyak teman-teman yang tinggal di mancanegera auh dari kampung halaman bisa menikmati makanan autentik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini