Pernah Insecure Selama 6 Tahun, Agnes Oryza Sukses Jadi Beauty Blogger

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 611 2391531 pernah-insecure-selama-6-tahun-agnes-oryza-sukses-jadi-beauty-blogger-vUZ3auuGlN.jpg Agnes (Foto: Inst Agnesoryza)

Setiap manusia, terlebih wanita, pasti pernah merasa insecure. Insecure adalah perasaan tidak aman dimana mereka tidak bisa menerima kekurangan diri, atau berusaha mengubah diri mereka demi memenuhi ekspektasi orang lain.

Rasa insecure pun bisa muncul pada siapa saja, termasuk pada salah satu beauty blogger cantik, Agnes Oryza. Meski kini Agnes sudah dikenal sebagai beauty blogger yang cantik dan sukses, namun dirinya pernah diselimuti rasa insecure yang tinggi.

 Agnes

Agnes dianugerahi rambut ikal yang cantik. Namun, ia pernah berada di masa dimana ia tidak menginginkan rambut tersebut. Ia terus-menerus melabeli dirinya sebagai wanita yang berbeda dari teman-temannya.

"Aku dulu sangat membenci rambut aku, dan aku enggak pernah menerima diri aku sampai akhirnya aku meluruskan rambut terus-menerus selama 6 tahun," ujar Agnes pada acara Virtual Press Launch #RevlonIsMe Campaign, Kamis (8/4/2021).

Setelah melakukan rutinitas tersebut, akhirnya Agnes pun sampai pada titik jenuh. Dimana ia lelah karena terus-menerus memenuhi ekspektasi orang lain. Kini, ia pun tampil apa adanya dengan rambut uniknya yang ikal.

"Kita enggak pernah bisa mengontrol apa yang orang lain katakan untuk memenuhi ekspektasi mereka," tutur Beauty Enthusiast dan Blogger tersebut.

Kendati demikian, Agnes pun mulai mencurahkan isi hatinya dengan menulis blogger. Akhirnya, ia pun menemukan orang-orang dengan masalah yang sama. Setelah bertahun-tahun menjadi beauty blogger, kini Agnes kerapkali menyemangati perempuan untuk lebih bisa mencintai diri sendiri.

"Intinya belajar menerima kekurangan diri dan berlatih untuk menunjukkan self-esteem," katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa masalah utama yang seringkali membuat wanita insecure adalah pola pikir mereka. Dengan pola pikir yang terus menyudutkan diri sendiri, maka rasa insecure yang muncul pun akan semakin besar.

"Sebenarnya kita sering jahat ke diri sendiri. Pola pikir kita sendiri kadang jahat. Misalnya aku enggak bisa melakukan ini, jadi aku bisa tapi aku butuh waktu lebih," tukasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini