Hati-Hati, Buah-buahan Ini Bisa Picu Ruam pada Kulit Balita Loh

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 612 2391457 hati-hati-buah-buahan-ini-bisa-picu-ruam-pada-kulit-balita-loh-dEIZ7ZwMzV.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

ANAK balita memang memiliki kulit yang sensitif. Oleh karena itu, kulit mereka pun sangat mudah untuk mengalami iritasi dan kemerahan.

Beberapa penyebabnya, antara lain karena alergi udara, debu, penggunaan sabun yang salah, atau bisa juga karena popok. Bahkan, di beberapa kasus ruam pada kulit bayi disebabkan oleh makanan.

Dilansir dari Daily Mail, menurut Ahli Gizi Karen Fischer, gejala ruam kulit atau psoriasis bisa semakin berkembang ketika si anak memiliki ruam di kulit dan dalam durasi yang rutin. 

Fischer menjelaskan, kita hanya mengandalkan pengobatan luar di mana penggunaan krim cortisone menjadi obat yang paling banyak dipakai. Padahal, menurut Fischer, obat ini hanya menutupi ruamnya tanpa memperbaiki secara keseluruhan.

Dalam keterangannya, Fischer menjelaskan bahwa diet salisilat menjadi kunci dari penanganan masalah sensitivitas salisilat. Obat apapun yang dikonsumsi anaknya tidak akan mujarab ketika si anak masih mengonsumsi makanan yang tinggi kadar salisilatnya.

Buah

"Cara ini diharapkan bisa menenangkan tubuh si anak sekaligus membantu si anak untuk tetap bisa mengonsumsi banyak makanan lain tanpa khawatir masalah eksim bakal muncul," papar Fischer.

Dengan pengontrolan asupan salisilat dalam tubuh, diharapkan si anak tidak memiliki sensitivitas terlalu tinggi terhadap makanan apapun. Hal ini tentunya akan memengaruhi kualitas tubuh dan bagaimana si anak bisa mengenali jenis makanan.

Lebih lanjut, Fischer coba mengungkapkan beberapa asupan makanan yang mengandung salisilat tinggi dan diusahakan dihindari si anak yang memiliki sensitivitas kulit yang cukup ekstrem. Makanan itu antara lain anggur, jeruk, kiwi, tomat, alpukat, aprikot, kurma, dan plum.

"Hal pentingnya adalah si anak tidak lagi sensitif terhadap tungau debu atau sumber penyebab eksim lainnya dan dia bisa bermain dengan kucing keluarga kami dan berenang di kolam berklorin tanpa merasa takut kulitnya akan terbakar," ungkap Fischer.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini