Pandemi Covid-19, Pelajaran Apa Saja yang Bisa Diambil?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 11 April 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 10 612 2392396 pandemi-covid-19-pelajaran-apa-saja-yang-bisa-diambil-2IizUEMKgC.jpg Ilustrasi masa pandemi covid-19. (Foto: Felldy Utama/MNC Portal)

PANDEMI covid-19 mengubah banyak hal dari kehidupan manusia. Bahkan hingga merenggut ribuan nyawa di seluruh dunia. Tapi ternyata ada hal yang lebih penting. Pandemi covid-19 bisa mengajari manusia tentang arti kehidupan dan pentingnya bersyukur.

Lantas, pelajaran apa saja yang bisa diambil dari adanya pandemi covid-19 selama satu tahun lebih ini? Simak penjelasannya, seperti dinukil dari laman Times of India, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Suami Sedang Tertekan Akibat Pandemi Covid-19, Istri Harus Apa? 

1. Kesabaran dan sikap positif

Karantina memaksa setiap orang untuk tetap di dalam rumah saja. Ini mengubah keseluruhan rencana aktivitas sehari-hari. Dengan ruang terbatas, baik fisik maupun sosial, orang-orang jadi belajar untuk lebih sabar dan positif terhadap sesama.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

2. Acara sederhana

Selama masa lockdown, beberapa pasangan harus membatalkan rencana pernikahan mewah mereka di hadapan keluarga dan rekan-rekan menjadi lebih sederhana. Tapi apa yang mereka peroleh adalah pemahaman bahwa semua hal ini tidak lebih dari sekadar persahabatan satu sama lain. Hal ini menyebabkan banyak dari mereka menikah melalui panggilan video virtual.

3. Cinta tidak mengenal batas

Dengan dunia yang dibatasi hanya di dalam ruangan, banyak kisah cinta keluarga terus terjalin melalui ruang digital dan internet. Orang yang berada di satu lokasi bertatap muka dengan keluarga di tempat lain secara daring. Jadi, cinta antar-anggota keluarga tidak mengenal batas.

Baca juga: 4 Penyebab Pemakaian Sabun Cair Meningkat Selama Pandemi 

4. Membangun kepercayaan

Dengan mewabahnya virus corona, ribuan orang terkunci di berbagai kota dan negara yang jauh dari orang-orang terdekat. Dengan jarak yang sangat jauh di antara mereka dan kurangnya kontak fisik, ketidakamanan dan ketidakpercayaan adalah emosi umum yang muncul. Namun, kepercayaan itulah yang membantu mereka menjaga hubungan kebersamaan tetap utuh.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini