Maia Estianty Dua Kali Positif Covid-19, Apa Penyebab Bisa Terinfeksi Lagi?

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 11 April 2021 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 481 2392761 maia-estianty-2-kali-positif-covid-19-apa-penyebab-bisa-terinfeksi-lagi-ie9q1kswJj.jpg Maia Estianty. (Foto: Instagram @maiaestiantyreal)

MAIA Estianty dikabarkan dua kali terinfeksi covid-19. Kondisi ini membuatnya merasa sangat menyebalkan, lantaran penyembuhannya butuh waktu lebih lama. Ia juga merasakan gatal di tenggorokan.

"Aku kemarin sempat terkena covid-19 yang kedua kali. Ih nyebelin ya," ujar Maia Estianty, seperti dikutip dari kanal YouTube Maia ALELDUL TV, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Dua Kali Positif COVID-19, Maia Estianty: Nyebelin 

Lantas, apa penyebab seseorang bisa positif terinfeksi covid-19 untuk kedua kalinya?

Maia Estianty. (Foto: Instagram)

Profesor mikrobiologi dan patologi di New York University, Philip Tierno Jr, mengatakan bahwa sekali terinfeksi sebetulnya infeksi tersebut bisa tidak aktif. Namun jika menemukan jalurnya, bisa bergerak ke paru-paru.

Sementara itu, dikutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dalam riset terhadap pasien covid-19 yang sembuh menunjukkan perlindungan kekebalan tubuhnya terhadap virus corona menurun, bahkan hilang setelah dua atau tiga bulan.

Baca juga: Gaya Mewah Maia Estianty Pakai Dress Setotal Rp187,9 Juta, Netizen: Jiwa Miskinku Meronta-ronta 

Clemens Wendtner, dokter kepala di Rumah Sakit Schwabing di Munchen Jerman, melakukan rangkaian pengujian kekebalan pasien covid-19 yang dirawat pada akhir Januari 2020 dan dinyatakan sembuh.

Tes menunjukkan turunnya jumlah antibodi pada tubuh mereka secara signifikan. "Antibodi yang menghentikan serangan virus, menghilang hanya dalam waktu dua sampai tiga bulan pada 4 dari 9 pasien yang dimonitor," jelas Wendtner.

Kemudian ahli virologi di University of Warwick, Profesor Lawrence Young, mengatakan tidak mungkin dua jenis virus covid-19 dapat menginfeksi sel pada saat yang bersamaan.

"Jika satu virus masuk, ia mengambil alih sel itu, dan sulit bagi virus lain untuk masuk," ungkapnya.

Baca juga: Gaya Trio Lanjud Bareng Ahmad Dhani hingga Maia Estianty di Lamaran Aurel-Atta 

Dia menambahkan, perubahan pada virus itu didorong oleh mutasi acak. "Virus bermutasi pada tingkat yang sangat rendah dan banyak (mutasinya) sebagai tanggapan terhadap tekanan rendah yang kita berikan padanya," tambah Young.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini