Tips Menjaga Lansia Supaya Sehat Jasmani dan Rohani

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 11 April 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 481 2392766 tips-menjaga-lansia-supaya-sehat-jasmani-dan-rohani-UZO5cjsJkX.jpg Ilustrasi lansia. (Foto: Tirachardz/Freepik)

MENJAGA kesehatan tubuh merupakan hal yang wajib dilakukan oleh semua orang, termasuk masyarakat lanjut usia atau lansia. Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) 2020, jumlah penduduk lansia di Indonesia sebanyak 26,82 juta jiwa atau sekira 9,92 persen.

Jumlah lansia tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini terjadi lantaran bertambahnya peningkatan usia harapan hidup penduduk Indonesia.

Baca juga: Vaksinasi Lansia Jauh dari Target, Kemenkes Ungkap 5 Alasannya 

Batasan usia lansia menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memiliki empat tahapan. Usia pertengahan (middle age) yakni 45–59 tahun, kemudian lanjut usia 60–74 tahun, kemudian lanjut usia tua (gold) yaitu 75–90 tahun, dan usia sangat tua (very old) atau 90 tahun ke atas.

"Seorang lansia dikatakan sehat jasmani dan rohani jika mampu berkomunikasi dengan baik, mampu merawat diri sendiri, aktif bergerak, dan mampu berinteraksi dengan orang lain secara sendiri," ujar motivator kesehatan dr Lany Dewi Wijono MGizi SpGK, dalam keterangannya yang diterima MNC Portal, Minggu (11/4/2021).

Lansia. (Foto: Kemenkes.go.id)

Ia menambahkan, untuk menjaga kondisi kesehatan, masyarakat lansia dapat mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang. Istirahat yang cukup, rajin olahraga dan tetap aktif bersosialisasi dengan lingkungan baik offline atau online. Ini adalah beberapa upaya yang bisa dilakukan.

Baca juga: Kejar Target Vaksinasi Lansia, Kemenkes Maksimalkan 4 Rencana Ini 

Senada, motivator kesehatan Rum Martani mengatakan bahwa kunci hidup para lansia adalah sehat dan bahagia. Caranya dengan memahami diri sendiri sebagai manusia utuh baik secara fisik, mental, sosial, dan spiritual.

"Rajin olahraga, mengurangi pikiran negatif, selalu berinteraksi dengan orang lain, dan selalu bersyukur menjadi kunci hidup senior agar sehat dan bahagia," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini