IDI: Vaksin AstraZeneca Tetap Digunakan meski Ada Isu Pembekuan Darah

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Minggu 11 April 2021 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 481 2392776 idi-vaksin-astrazeneca-tetap-digunakan-meski-ada-isu-pembekuan-darah-yZOW1EtgNE.jpg Ilustrasi Vaksin AstraZeneca. (Foto: Okezone)

INDONESIA memutuskan tetap melanjutkan program nasional vaksinasi covid-19 menggunakan Vaksin AstraZeneca, meski adanya isu dugaan efek samping pembekuan darah. Meski demikian, kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) vaksinasi covid-19 terus dipantau sesuai pedoman dari Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Baca juga: Pro Kontra Efek Samping Vaksin AstraZeneca yang Sebabkan Pembekuan Darah 

Anggota Bidang Kesekretariatan, Protokoler, dan Public Relations Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Halik Malik mengatakan, walaupun sebagian negara Eropa menghentikan sementara penyuntikan Vaksin AstraZeneca terkait adanya isu pembekuan darah, pemberian vaksin tersebut di Tanah Air tetap dilanjutkan.

"Kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) pasca-vaksinasi AstraZeneca kan memang ada gejala-gejala ringan, tapi tidak tergolong berbahaya atau mengancam nyawa, dianggap KIPI nonserius. Tapi terkait pembekuan itu, itu memang ada investigasi sendiri, tapi sejauh ini hasilnya masih baik, dan tetap dilanjutkan untuk pemberian vaksinasi AstraZeneca," kata dr Halik Malik, Sabtu 10 April 2021.

Baca juga: Filipina Tangguhkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Warga di Bawah 60 Tahun 

Sementara menurut Ketua Komisi Nasional KIPI Prof Hindra Irawan Satiri, sangat jarang terjadi KIPI pembekuan darah usai mendapat Vaksin AstraZeneca. Jika terjadi, ada tanda-tandanya seperti sakit perut dan penglihatan kabur.

"Dalam dua minggu pertama, setelah vaksinasi pertama, terjadi sakit kepala berkepanjangan, sakit perut, bengkak pada tungkai, perdarahan di luar tempat suntikan, penglihatan kabur atau samar," jelasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini