Maia Estianty Dua Kali Positif Covid-19, Seberapa Parah Gejalanya?

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 11 April 2021 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 481 2392791 maia-estianty-dua-kali-covid-19-seberapa-parah-gejalanya-mfHtTkiYWy.jpg Maia Estianty. (Foto: Instagram @maiaestiantyreal)

SEBAGIAN penyintas covid-19 dilaporkan kembali terinfeksi virus corona. Hal ini juga dialami oleh musisi kenamaan Indonesia Maia Estianty.

Maia Estianty yang merupakan istri dari pengusaha Irwan Musry tersebut merasakan gejala berbeda dari sebelumnya, seperti tenggorokan yang gatal. Pemulihannya pun membutuhkan waktu yang lebih lama.

Baca juga: Dua Kali Positif COVID-19, Maia Estianty: Nyebelin 

"Yang sekarang ada sedikit lebih gejala dibanding yang dulu dan penyembuhannya itu aku butuh waktu lima hari untuk isolasi mandiri. Hari keenam aku sudah negatif," terang Maia Estianty, seperti dikutip dari kanal YouTube Maia ALELDUL TV, Minggu (11/4/2021).

Lalu seberapa parah gejala orang yang kembali terinfeksi covid-19?

Maia Estianty. (Foto: Rizqi Ananda/Okezone)

Dilansir dari laman The Washington Post, para peneliti di Denmark menggunakan jaringan kesehatan nasional yang luas untuk mencari infeksi ulang secara lebih sistematis di antara sekira 4 juta orang (atau 69 persen dari populasi) yang menjalani 10,6 juta tes pada tahun 2020.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada 17 Maret di jurnal medis Lancet; 0,65 persen orang yang dites positif SARS-CoV-2 selama lonjakan covid-19 pertama di Denmark kembali positif selama gelombang kedua.

Kemudian peneliti di Denmark mengungkap faktor usia dapat memengaruhi kekebalan tubuh. Sehingga, orang yang pernah menderita covid-19 bisa terinfeksi untuk kedua kalinya.

Baca juga: Maia Estianty Dua Kali Positif Covid-19, Apa Penyebab Bisa Terinfeksi Lagi? 

Akibatnya, seseorang yang terinfeksi covid-19 untuk kedua kalinya bisa merasakan gangguan pernapasan hingga flu atau gatal tenggorokan seperti dialami Maia Estianty. Hal tersebut wajar terjadi, sebab virus corona memengaruhi semua yang berkaitan dengan pernapasan.

Selain itu, reaksinya juga berbeda-beda, tergantung kondisi tubuh pasien. Apakah kekebalan tubuhnya dapat membantu mempercepat pemulihan, atau sebaliknya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini