Kaya Nutrisi, Ini 5 Manfaat Makan Kurma untuk Kesehatan

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 481 2393297 kaya-nutrisi-ini-5-manfaat-makan-kurma-untuk-kesehatan-FHeayFxWPH.jpg Kurma (Foto : Timesofindia)

Kurma menjadi salah satu buah asal negeri Jazirah Arab yang sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia. Buah ini juga mendadak mudah dijumpai ketika bulan puasa tiba.

Buah yang juga sering disebut sebagai buah nabi ini memiliki sejumlah manfaat yang menguntungkan. Secara umum, kandungan utama dari buah ini adalah karbohidrat sederhana (terutama gula, seperti sukrosa dan fruktosa). Hampir 70% dari kurma terdiri dari karbohidrat.

Tak hanya itu, kurma juga kaya akan asupan kalsium, zat besi, vitamin K, folat, serta antioksidan seperti karoten, fenolik, avanoid, dan anthocyanin. Dibedakan dari tingkat kematangannya, kandungan nutrisi buah ini bisa bervariasi antara satu dengan yang lain.

Misalnya saja, kurma segar lebih sedikit kandungan kalori dan gulanya ketimbang kurma kering. Per 100 gram kurma yang dikeringkan mengandung 284 kalori dan 76 gram karbohidrat.

Dengan takaran sama, buah yang segar mengandung hanya sekitar 142 kalori dan 37 gram karbohidrat. Sebaliknya, kurma segar memiliki kandungan air, serat, dan protein yang jauh lebih banyak daripada versi keringnya.

Melihat kandungan nutrisinya yang beragam, dilansir MNC Portal Indonesia dari berbagai sumber, berikut manfaat kurma bagi kesehatan tubuh.

Memberi energi bagi tubuh

Kurma

Kandungan gula fruktosa dalam kurma dapat dengan cepat diserap oleh tubuh. Sehingga dapat memberi energi dan merevitalisasi tubuh dengan cepat. Ini alasannya, kurma sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ketika berbuka puasa dan saat tubuh kekurangan energi.

Baca Juga : Khasiat Susu Kurma Bantu Mencegah Penyakit Jantung

Baca Juga : 8 Manfaat Mengonsumsi Kurma untuk Ibu Hamil

Menjaga kesehatan pencernaan

Makanan yang kaya akan jenis serat tidak larut dapat membantu memadatkan feses dan melancarkan pencernaan. Dengan kata lain, makan makanan berserat setiap hari (sekitar 25-30 gram/ hari) dapat menghindari Anda dari masalah diare dan sembelit.

Di sisi lain, kandungan fenolik tinggi dalam buah ini membantu membersihkan usus sehingga berpotensi menurunkan risiko Anda terkena kanker usus. Anda juga bisa mencoba program sehat 12 hari dengan cara mengonsumsi ekstrak kurma saat sahur maupun buka puasa untuk merasakan manfaat optimalnya bagi kesehatan pencernaan.

Menangkal radikal bebas

Buah tinggi antioksidan ini mampu mengurangi efek radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan bekerja melindungi sel dan jaringan tubuh dari stres dan peradangan kronis yang memicu berbagai risiko penyakit.

Flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik adalah beberapa jenis antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Karotenoid juga dapat mengurangi risiko gangguan pada mata terkait penuaan, seperti degenerasi makula.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Kurma

Kurma mengandung berbagai senyawa antioksidan seperti, beta karoten, flavonoid, karotenoid, asam fenolik, lutein dan zeaxanthin yang memiliki andil besar dalam memberikan proteksi sel-sel tubuh dari radikal bebas.

Zat-zat tersebut menjadi sumber khasiat kurma muda untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah perkembangan penyakit kronis tertentu, seperti penyakit jantung, kanker, alzheimer dan diabetes.

Menjaga kesehatan mata

Kurma mengandung vitamin A dan senyawa zeaxanthin di dalamnya yang menawarkan perlindungan terhadap degenerasi makula terkait usia. Maka, dengan rutin mengonsumsi kurma, Anda dapat senantiasa menjaga kesehatan mata secara alami.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini