Stok Vaksin Covid-19 Kurang, Dosis Kedua Terancam?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 481 2393800 stok-vaksin-covid-19-kurang-dosis-kedua-terancam-9yT67HfDGO.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Efek embargo di beberapa negara penghasil vaksin Covid-19, April ini Indonesia kena dampaknya yaitu pengurangan stok vaksin. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah dosis kedua terancam tidak diberikan pada mereka yang sudah menerima dosis pertama?

Menjawab kekhawatiran tersebut, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, sebelumnya membenarkan bahwa stok vaksin Covid-19 memang berkurang. "Pengiriman vaksin akan lebih stabil pada Mei 2021," kata Siti Nadia dalam keterangan pers virtual, Senin (12/4/2021).

Vaksin Covid-19

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak panik atau merasa khawatir berlebih karena pengurangan stok tersebut. "Masyarakat tak usah takut tidak mendapat vaksin Covid-19. Sebab, kami sudah memperhitungkan semua dengan baik dan menjamin mereka yang sudah mendapat vaksin dosis pertama akan mendapat dosis kedua," sambungnya.

Untuk pemenuhan ketersediaan vaksin Covid-19 pada April, Kemenkes mengandalkan vaksin yang diproduksi Bio Farma, Vaksin Covid-19, yang jumlahnya sekitar 7 sampai 11 juta dosis.

Baca Juga : Kemenkes Tanggapi Pernyataan Vaksin Covid-19 Buatan China Kurang Manjur

Baca Juga : Momen Presiden Jokowi Hadiahi Jaket Kesayangan untuk 2 Pemuda NTT

Vaksin Covid-19

Dengan jumlah tersebut, Nadia meyakini bahwa Kemenkes memastikan bahwa vaksin dosis kedua pasti akan dberikan untuk mereka yang sudah dapat dosis pertama. "Lagipula, saat ini kami sudah mengatur ulang bahwa rentang waktu dari dosis pertama ke dosis kedua vaksin Sinovac itu 28 hari, untuk semua jenis usia," papar Nadia.

"Jadi, yang sudah dapat vaksin Maret kemarin, enggak usah khawtair, ya, kalian akan tetap mendapatkan vaksin Sinovac di April ini," tegas Nadia.

Lalu, untuk mereka yang mendapat dosis pertama AstraZeneca bagaimana nasibnya?

"Untuk AstraZeneca, pemberian dosis keduanya itu 12 minggu atau 3 bulan setelah dosis pertama. Artinya, ada cukup waktu menerima vaksin AstraZeneca pada waktu sasaran yang sudah ditetapkan," kata Nadia.

Sekali lagi, Siti Nadia Tarmizi mengimbau kepada masyarakat agar jangan khawatir tidak dapat vaksin dosis kedua akibat dari pengurangan stok vaksin yang diterima Indonesia.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini