Zona Merah Meningkat, Prokes 5M Harus Lebih Disiplin Dilakukan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 481 2393816 zona-merah-meningkat-prokes-5m-harus-lebih-disiplin-dilakukan-cwhtRRULgr.jpg Ilustrasi protokol kesehatan mencegah covid-19. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

PANDEMI covid-19 masih melanda dunia, termasuk Indonesia. Meski sebagian masyarakat sudah divaksinasi, harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Berdasarkan perkembangan peta zonasi risiko pada 4 April 2021, zona merah dengan risiko tinggi meningkat dari 5 menjadi 10 kabupaten dan kota.

Baca juga: WHO: Pandemi Covid-19 Masih Jauh dari Selesai 

Merangkum dari unggahan akun Instagram Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, Selasa (13/4/2021), ada beberapa kabupaten atau kota yang mengalami perubahan zonasi dari oranye ke merah.

Zona merah covid-19. (Foto: Instagram @lawancovid19_id)

Adapun kabupaten atau kota yang mengalami perubahan zonasi dari oranye menuju merah meliputi Badung dan Gianyar (Bali), Kota Tangerang Selatan (Banten), Tanah Laut (Kalimantan Selatan), Barito Timur dan Kapuas (Kalimantan Timur), Belitung (Kepulauan Bangka Belitung), serta Kota Mataram (NTB).

Meski demikian, ada pula kabar baik, yakni kabupaten atau kota dengan zona oranye atau risiko sedang mengalami penurunan dari 309 menjadi 289. Juga terjadi perubahan jumlah kabupaten dan kota dengan zona kuning atau risiko rendah naik dari 201 menjadi 207 kabupaten atau kota.

Baca juga: Jaga Kebersihan, Bioskop Gunakan Teknologi Terkini Guna Hindari Covid-19 

Selain itu, daerah berzona hijau atau daerah yang tidak memiliki kasus baru meningkat dari 6 menjadi 7 kabupaten atau kota. Oleh karena itu, tetap utamakan protokol kesehatan (prokes) 5M, Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini