Penggemar K-Pop Harusnya Lebih Sehat saat Pandemi

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 612 2394022 penggemar-k-pop-harusnya-lebih-sehat-saat-pandemi-jAoDLKttP2.jpg Super M. (Foto: Instagram)

PANDEMI telah mengubah keseharian seseorang dengan sangat drastis. Hal ini menyebabkan tantangan besar pada kesehatan, baik fisik maupun mental.

Studi The Pulse of Asia-The Health of Asia Barometer menyebutkan, responden Indonesia tercatat mengalami stres paling tinggi akibat Covid-19 dibandingkan Singapura, Hong Kong dan Malaysia, yaitu sebesar 49,3%.

super m

Hal ini dipertegas hasil survei lain yang menemukan bahwa dari 4.010 responden, sebanyak 65% mengalami kecemasan, 67% depresi, dan 75% trauma. Masalah yang terjadi pada lima bulan awal pandemi tersebut banyak dialami oleh mereka yang berusia produktif 17 sampai 29 tahun.

Pada akhirnya, self-care dengan melakukan aktivitas yang menimbulkan rasa nyaman menjadi penting. Musik dan tari dapat menjadi medium yang tepat karena bantu mengelola emosi untuk mengurangi stres, mengatasi kebosanan dan memicu hormon bahagia dalam tubuh.

Dijelaskan Perwakilan Prudential Indonesia Luskito Hambali, menari sembari diiringi musik favorit selama 30 menit dapat menjaga kebugaran tubuh, dan bisa membakar 100-500 kalori- tergantung jenis dan intensitas tarian yang dilakukan.

"Masyarakat harus hidup lebih sehat, dengan menerapkan gaya hidup aktif dengan rutin bergerak bantu memastikan tubuh tetap fit," kata Luskito.

Saran Luskito, ketika menari memilih musik tentu jadi kunci utama. Misalnya menggunakan aliran musik KPop dengan sentuhan retro disco yang energik, seperti SuperM. "SuperM selalu menggunakan pendekatan yang positif dan energik dalam bermusik dan di setiap penampilannya," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini