Ingin Puasa, Pasien Diabetes Disarankan Makan 3 Kali Sehari

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 612 2394098 ingin-puasa-pasien-diabetes-disarankan-makan-3-kali-sehari-hauzrcpc9N.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BULAN Ramadan memang menjadi saat Umat Muslim menunaikan ibadah Puasa. Tapi, tentu saja tidak semua orang bisa dan mampu untuk menunaikan ibadah ini.

Ada beberapa orang yang tidak bisa menjalankan ibadah puasa, seperti mereka yang sakit, sedang bepergian jauh atau ibu menyusui. Memang, lebih banyak orang yang ingin menjalankan ibadah ini, meskipun mengidap beberapa penyakit.

Tentunya dibutuhkan kondisi yang sehat dan prima agar dapat menjalankan ibadah dengan baik dan lancar, terlebih bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta seperti diabetes.

Diabetes

Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular, Kesehatan Jiwa, dan NAPZA Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Endang Sri Wahyuningsih mengatakan pasien diabetes perlu berhati-hati ketika hendak berpuasa. Terlebih ketika hendak berbuka puasa.

“Pas puasa jangan makan sampai berlebihan laki-laki umumnya mengonsumsi 1.800 sampai 2.200 kalori. Sementara wanita 1.500 sampai 2.000 kalori. Penderita diabetes harus kontrol gula darahnya, minum obatnya dan perbanyak aktivitas fisik,” terang dr. Endang.

Pasien diabetes pun dianjurkan makan tiga kali sehari saat berpuasa, yakni pada saat sahur, buka dan setelah salat. Lebih lanjut dr. Endang mengatakan, ada beberapa kriteria yang membuat penderita diabetes tidak dianjurkan untuk berpuasa.

Meski demikian, keputusan untuk berpuasa atau tidak harus dikonsultasikan dengan dokter yang bertanggung jawab, berdasarkan hasil uji klinis terhadap pasien.

“Pasien diabetes yang mengalami hipoglikemik (gula darah rendah), biasanya tidak dianjurkan berpuasa. Gejala yang dialami pasien hipoglikemik biasanya lemas, keluar keringat dingin dan mata menjadi kunang-kunang,” lanjutnya.

Selain itu dr. Endang juga mengatakan pasien diabetes yang mengalami hiperglikemi (gula darah tinggi) juga tidak boleh berpuasa. Gejala hiperglikemi ditandai dengan kulit kering, banyak buang air kecil dan sering merasa haus. Jika kondisi pasien diabetes sudah seperti ini, maka mereka harus membatalkan puasa dan diperiksa menuju fasilitas kesehatan (Faskes).

“Nanti dokter yang akan menentukan tak boleh puasa satu bulan penuh atau hanya pada saat itu saja. Karena uji klinis masing-masing orang berbeda,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini