Amankah Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa?

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 481 2394400 amankah-vaksinasi-covid-19-saat-berpuasa-nSuuxjhWu2.jpg Divaksin Covid-19 (Foto: Johns Hopkins Medicine)

Seiring dengan program vaksinasi Covid-19 yang masih terus berjalan hingga saat ini. Sebagian kelompok masyarakat mendapatkan jadwal vaksinasi, baik itu untuk dosis pertama atau dosis kedua bertepatan dengan saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, amankan divaksin Covid-19 saat tengah berpuasa?

puasa

Dokter Kathi Swaputri Kancana, Sp.PD, Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital mengatakan, ternyata berpuasa sejatinya tak menganggu proses vaksinasi itu sendiri, karena tidak ada perbedaan kondisi imunitas tubuh selama bulan puasa dengan ketika tidak berpuasa.

“Justru menurut para ahli, imunitas kita selama bulan puasa akan lebih meningkat jika dibandingkan ketika tidak berpuasa. Hal tersebut didukung dengan pola makan saat sahur dan buka puasa yang diterapkan dengan baik,” ujar Dokter Kathi.

Dokter Kathi menambahkan, penyuntikan vaksin Covid-19 boleh dan justru disarankan dilakukan kepada orang-orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Dari segi kesehatan, dengan berpuasa maka tubuh justru akan bekerja lebih cepat dan kinerja sistem kekebalan tubuh akan meningkat.

“Menurut pakar ahli kepala laboratorium Universitas Fakeeh, Dubai, Dr Paalat Menon, selama berpuasa, respon imun kita jutsru akan meningkat 2 kali lipat dikarenakan setelah 12 jam pasca puasa, makrofag pada sistem imun akan bekerja lebih cepat untuk membersihkan sel-sel mati dalam tubuh. Proses ini disebut autofagi, di mana sistem imun tubuh jadi lebih sensitif. Itulah juga mengapa puasa sangat baik untuk pasien-pasien dengan diabetes, tuberculosis, dan penyakit metabolik lainnya,” imbuhnya.

Senada dengan Dokter Kathi, Ketua Gugus Covid-19 Primaya Hospital, Dokter Yoana Periskila, MKK, menegaskan, vaksinasi Covid-19 saat seseorang tersebut sedang puasa dan bersifat aman-aman saja serta sudah ditegaskan secara hukum agama bahwa tidak membuat puasa jadi batal.

“Hal tersebut sudah diinformasikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam fatwanya telah menegakan vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa karena vaksin disuntikkan dan tidak melalui lubang tertentu pada manusia,” pungkas Dokter Yoana Persikila.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini