Keampuhan Vaksin Covid-19 Buatan China

Siska Permata Sari, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 481 2394415 keampuhan-vaksin-covid-19-buatan-china-JInlrF7VPL.jpg Vaksinasi Covid-19 (Foto: Reuters)

Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China Gao Fu belum lama ini mengungkapkan pernyataan mengejutkan. Dia mengatakan, vaksin buatan negaranya yang ada saat ini, tidak memberikan perlindungan cukup tinggi.

Dia bahkan memberikan saran untuk mencampur berbagai vaksin Covid-19 untuk meningkatkan proteksi atau menambah kemanjuran. Hal ini tentu membuat sebagian masyarakat bertanya-tanya, mengingat Indonesia jug menggunakan vaksin dari China yaitu Sinovac.

Vaksin Covid-19

Jika ditilik dari perkembangannya, vaksin Sinovac telah melalui proses uji klinis di beberapa negara, termasuk Indonesia, Brazil dan Turki. Lalu, bagaimana keamanan serta kemanjuran vaksin?

Pada 11 Januari 2021 silam, Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito mengungkapkan bahwa berdasarkan dari studi klinik fase 3 di Indonesia, Turki dan Brazil, vaksin tersebut aman digunakan.

Untuk di Indonesia, uji klinis vaksin Sinovac China dilakukan oleh Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung. Hasil uji klinis tahap 3 ini pun juga sudah dipublikasikan, termasuk tingkat efikasi vaksin yang melebihi rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), yaitu di atas 50 persen.

“Hasil analisis terhadap efikasi vaksin CoronaVac dari uji klinik di Bandung menunjukkan efikasi vaksin sebesar 65,3 persen,” kata Penny K Lukito seperti dikutip dari siaran pers-nya.

Selain itu, Kementerian Kesehatan RI juga telah menanggapi tentang kabar ini. Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, bahwa vaksin China telah diakui keamanannya.

Dia juga menyinggung soal uji klinik vaksin Sinovac yang dilakukan di sejumlah negara termasuk Indonesia.

“Uji klinis Sinovac tak hanya dilakukan di China, melainkan di beberapa negara lain seperti Brasil, Turki, termasuk Indonesia. Efikasi vaksin pun sudah diterbitkan yaitu 65 persen. Khusus di brazil, hasilnya di atas 60 persen,” kata Siti Nadia dalam keterangan pers virtual, baru-baru ini.

Melihat dari efikasinya yang berada di atas 50 persen atau rekomendasi WHO, Siti Nadia meyakinkan bahwa vaksin Sinovac mampu memberikan proteksi. “Jadi, kalau secara efikasi, vaksin China kemanjurannya sudah terpenuhi,” ujarnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini