Dokter Ungkap Deretan Manfaat Vaksinasi Covid-19 saat Puasa Ramadhan

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 481 2394455 dokter-ungkap-deretan-manfaat-vaksinasi-covid-19-saat-puasa-ramadhan-oc76PHWUne.jpg Ilustrasi vaksinasi covid-19. (Foto: Freepik)

PROGRAM vaksinasi covid-19 secara massal terus berjalan meski kini sudah memasuki bulan Ramadhan 1442 Hijriah. Berbagai pertanyaan timbul di benak masyarakat, salah satunya terkait penyuntikan vaksin saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Dari segi ilmu kesehatan dikatakan aman-aman saja dilakukan. Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menegaskan bahwa penyuntikan vaksin covid-19 tidak membatalkan puasa.

Baca juga: Lakukan 3 Hal Penting Ini Sebelum Vaksinasi Covid-19 saat Puasa Ramadhan 

Lantas, apa manfaat vaksinasi covid-19 saat berpuasa? Adakah kaitan manfaat puasa dengan vaksinasi covid-19?

Ternyata jawabannya ada manfaatnya. Hal ini seperti dikatakan Dr dr Rachmat Latief SpPD KPTI, spesialis penyakit dalam konsultan penyakit infeksi tropis.

Ia mengatakan bahwa seseorang bisa mendapat banyak manfaat kesehatan ketika berpuasa, selama asupan kalori cukup dari sahur hingga puasa. Penyuntikan vaksin covid-19 sendiri akan tetap membantu terbentuknya imunitas tubuh walau tubuh sedang puasa.

"Malah tubuh kita akan diberi kesempatan untuk melakukan restorasi bagian tubuh yang mengalami kerusakan. Vaksinasi covid-19 akan membantu membentuk kekebalan tubuh walaupun dilakukan ketika puasa, dan puasa bukan penghalang untuk melakukan pemberian vaksinasi covid-19," ujar dr Rachmat dalam keterangannya yang diterima MNC Portal, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Kejar Target, Pemerintah Perlu Perbanyak Vaksinasi Keliling 

Ia menambahkan, pembentukan kekebalan imunitas tubuh melalui vaksin covid-19 sama saja, baik sebelum atau saat puasa. Khusus orang-orang lanjut usia, pembentukan antibodi akan tetap terbentuk walaupun tidak secepat kelompok orang usia muda.

Maka itu, pemberikan vaksin covid-19 pada lansia harus diberi jarak 28 hari agar tubuh diberi kesempatan membentuk antibodi sehingga pada hari ke-28 tubuh akan diberi booster lagi dengan dosis kedua vaksin covid-19.

"Vaksinasi covid-19, baik saat puasa atau tidak, itu harus tetap memerhatikan kontraindikasi apakah seseorang memiliki penyakit penyerta (komorbid) atau tidak. Khusus lansia, perlu ditekankan apakah para lansia telah memenuhi penilaian score RAPUH (Resistensi, Aktivitas, Penyakit Lebih dari 4 Hari, Usaha Berjalan, dan Hilangnya Berat Badan)," tambah dr Rachmat.

Senada, dr Yoana Periskila MKK mengungkapkan bahwa pemberian vaksin covid-19 saat puasa tidak mengganggu imun tubuh. Dengan kata lain, vaksinasi covid-19 pada saat bulan puasa akan tetap memiliki kekebalan tubuh yang sama jika dibandingkan seseorang yang divaksin ketika tidak berpuasa.

"Puasa hanya menggeser waktu makan dan aktivitas yang dilakukan tetap sama. Justru banyak yang berpuasa lebih sehat dibanding saat tidak puasa karena jam makan ketika berpuasa lebih teratur," ujar dr Yoana.

Baca juga: Pakar Kesehatan Ungkap Waktu Terbaik Vaksinasi Covid-19 saat Ramadhan 

Terakhir dari keterangan dr Kathi Swaputri Kancana SpPD, spesialis penyakit dalam, justru sangat disarankan vaksinasi covid-19 saat sedang puasa. Hal ini dikarenakan berhubungan dengan kinerja respons imun yang meningkat saat seseorang berpuasa.

"Menurut pakar ahli kepala laboratorium Universitas Fakeeh Dubai, dr Paalat Menon, selama berpuasa, respons imun tubuh jutsru akan meningkat dua kali lipat dikarenakan setelah 12 jam pasca puasa, makrofag pada sistem imun akan bekerja lebih cepat untuk membersihkan sel-sel mati dalam tubuh. Proses ini disebut autofagi, sistem imun tubuh menjadi lebih sensitif. Inilah kenapa juga puasa sangat baik untuk orang dengan diabetes, tuberkulosis, dan penyakit metabolik lainnya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini