Begini Cara Mencegah Timbulnya Pembekuan Darah

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 481 2394494 begini-cara-mencegah-timbulnya-pembekuan-darah-G1MqnHpRPz.jpg Lansia divaksin Covid-19 (Foto: Reuters)

Kebanyakan orang awam tidak terlalu familiar dengan kondisi kesehatan yang dinamakan pembekuan darah atau blood clot dalam kehidupan sehari-hari.

Pembekuan darah tiba-tiba ramai disebut usai munculnya laporan kasus pembekuan darah pada sebagian kecil orang, pasca divaksin Covid-19 menggunakan vaksin dari Johnson & Johnson atau AstraZeneca.

 pembekuan darah

Kondisi pembekuan darah, hadir dalam beberapa variasi. Masing-masing punya gejala dan pengobatannya sendiri. Faktor penyebabnya pun bermacam-macam, ada karena pengobatan, gaya hidup, ataupun kondisi kesehatan lainnya.

Faktor seperti gaya hidup, dikatakn bisa memicu munculnya pembekuan darah. Misalnya, tidak aktif atau tidak bergerak untuk jangka waktu yang lama contohnya saat berada penerbangan panjang atau saat istirahat di tempat tidur, merokok dan obesitas juga dapat meningkatkan risiko.

Tak hanya itu, menurut American Heart Association, obat-obatan jenis tertentu contohnya obat KB dan beberapa pengobatan untuk HIV memasukkan penggumpalan darah sebagai salah satu efek samping potensial. Selain itu, kondisi kesehatan tertentu seperti gangguan autoimun, kehamilan dan kanker juga dikaitkan dengan pembekuan darah.

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk pencegahan, agar jangan sampai mengalami pembekuan darah?

Mengutip Huffingtonpost, Rabu (14/4/2021) pertama, jika Anda punya rencana akan bepergian dalam waktu lama atau akan menghadapi situasi tidak bisa aktif bergerak dalam waktu lama, maka pastikan untuk sering berolahraga, melakukan peregangan dan menggerakkan kaki untuk meningkatkan aliran darah - terutama di bagian betis.

Cara kedua, kita juga bisa memakai kaus kaki kompresi. Lalu, metode pencegahan lainnya, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter dengan merujuk pada riwayat kesehatan dan diagnosis yang dimiliki saat ini. Dengan begitu dokter bisa menyarankan jalur pengobatan tertentu yang dapat membantu Anda mengatasi komplikasi potensial ini, contohnya termasuk pengaturan pola diet, olahraga, pengobatan atau hal-hal lainnya.

Terakhir, jika merasa mengalami sederet gejala pembekuan darah maka segeralah memeriksakan diri ke dokter.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini