Selain Gatot Nurmantyo, Sejumlah Tokoh Bangsa Siap Disuntik Vaksin Nusantara

Rakhmatulloh, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 481 2394522 selain-gatot-nurmantyo-sejumlah-tokoh-bangsa-siap-disuntik-vaksin-nusantara-5lwQgtoNmK.jpg Ilustrasi Vaksin Nusantara. (Foto: Freepik)

WAKIL Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan seluruh peserta Vaksin Nusantara yang hadir ke RSPAD Gatot Subroto untuk sementara diambil sampel darahnya, termasuk dirinya. Sehingga, pengambilan sampel darah bagian dari proses vaksinasi.

"Jangan dianggap tadi vaksin. Itu bagian dari prosesnya. Jadi ngambil darah bagian dari proses," kata Melkiades, Rabu (14/4/2021).

"Kamis depan itu disuntik ke masing-masing orang sesuai dengan pengambilan darah tadi," imbuh pria yang akrab disapa Melki itu.

Baca juga: BPOM Belum Keluarkan Izin Uji Klinis Fase 2 Vaksin Nusantara 

Dalam kesempatan tersebut, politikus Partai Golkar ini mengaku pihaknya berterima kasih kepada RSPAD yang segera melihat proses politik di DPR karena beberapa catatan perbaikan dari BPOM.

"Kemudian diusulkan di RSPAD itu usulan Badan POM. Jadi dikembalikan kepada yang mengusulkan," ujarnya.

Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Freepik)

Lebih lanjut Melki mengatakan dari berbagai perbaikan yang sudah dilakukan tim peneliti yang intinya adalah memenuhi unsur BPOM. Dia menegaskan bahwa BPOM prinsipnya tidak ada penolakan, hanya meminta perbaikan.

"Karena memang ini berpotensi untuk dipakai, nah potensi itu yang harus diuji lebih lanjut, dan saya terima kasih karena ini banyak tokoh bangsa yang mengikuti proses ini. Tadi saya lihat ada Pak Fahri Ali (pengamat politik senior). Saya lihat tadi ada mantan panglima TNI Pak Gatot Nurmantyo dan tokoh lain. Jadi kita kemudian harus memberikan tone positif ke teman-teman media," ungkapnya.

Baca juga: Ternyata Metode Vaksin Nusantara Pernah Dipakai untuk Terapi Kanker 

Melki juga menegaskan prinsipnya Komisi IX DPR mendorong dan pimpinan DPR RI juga mendorong. Kemudian ia melihat, dari BPOM prinsipnya mendorong untuk kebaikan.

"RSPAD kami terima kasih karena juga pihak yang daripada jadi perdebatan diambil alih di sini. Biar proses berjalan. Kami juga meminta media massa untuk membantu memberikan pesan bahwa proses ini berjalan dgn komitmen semua pihak," tukasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini