Yuk Ketahui Perbedaan Cara Berpikir Otak Kiri dan Kanan

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 481 2394635 yuk-ketahui-perbedaan-cara-berpikir-otak-kiri-dan-kanan-2xm9s6tyLN.jpg Ilustrasi otak kiri dan kanan manusia. (Foto: Freepik)

OTAK manusia adalah pusat komando tubuh. Otak manusia terdiri dari otak kiri dan kanan. Otak berisi sekira 86 miliar sel saraf yang dapat menghasilkan hingga 50 ribu pikiran per hari dan dapat memproses informasi dengan cepat. Struktur otak memberikan peran kunci dalam membentuk berbagai karakteristik kepribadian manusia.

Otak memiliki dua sisi yang dikenal sebagai belahan. Belahan kiri mengontrol sisi kanan tubuh, berurusan dengan pemikiran logis dan fungsi linguistik. Belahan kanan mengontrol sisi kiri tubuh, berurusan dengan hal-hal seperti imajinasi, orientasi spasial, dan intuisi.

Baca juga: Gara-Gara Makan Kue Kering, Aktris Cantik Ini Alami Kerusakan Otak 

Dikutip dari laman Habitaction, Kamis (15/4/2021), penelitian mendalam dan komprehensif atas otak menginspirasi neuropsikolog Roger W Sperry untuk mengembangkan teori otak kiri dan otak kanan.

Ia mengembangkan teori otak kiri otak kanan pada tahun 1960. Sperry percaya bahwa setiap otak manusia dominan salah satu sisi otak. Setiap sisi otak mengontrol jenis pemikiran yang berbeda dan karenanya memiliki ciri-ciri kepribadian yang berbeda.

Ilustrasi otak manusia. (Foto: Kjpargeter/Freepik)

Dia percaya bahwa beberapa individu memanfaatkan kedua sisi otak secara setara, tetapi kebanyakan orang memiliki kecenderungan untuk berpikir dengan cara yang "lebih" pada otak kiri atau kanan.

Otak kiri lebih terorganisasi, berpikir kritis dan selalu fokus. Otak kiri tidak menggunakan perasaan saat membuat keputusan dan melakukan sesuatu dengan logis serta sistematis. Otak kiri cenderung berpikir secara kuantitatif, analitis, dan terstruktur pada data serta fakta.

Baca juga: Punya Penyakit Langka, Perempuan Malah Pingsan kala Ketemu Gebetan 

Sedangkan otak kanan berkarakter tidak teratur, tidak dapat diprediksi. Otak kanan bersifat spontan, kreatif, dan lebih emosional daripada otak kiri, kemudian bertindak berdasarkan perasaannya. Otak kanan intuitif dan pandai memecahkan masalah.

Fakta penting yang ditemukan adalah tidak ada yang benar-benar menggunakan otak kiri atau otak kanan saja. Setiap manusia pasti menggunakan kedua belah otaknya, namun dengan porsi atau kadar berbeda.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini