Banyak Negara Embargo Vaksin Covid-19, Vaksin Nusantara Diklaim Jadi Solusi Terbaik

Rakhmatulloh, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 612 2394524 banyak-negara-embargo-vaksin-covid-19-vaksin-nusantara-diklaim-jadi-solusi-terbaik-miUkHZNIKF.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

MESKIPUN belum mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), namun banyak orang merasa yakin dengan efektivitas Vaksin Nusantara. Vaksin Nusantara sendiri, adalah vaksin buatan Indonesia yang diinisiasi mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Memang, Vaksin Nusantara belum bisa lanjut ke tahap uji klinis selanjutnya karena beberapa syarat belum terpenuhi di antaranya cara uji klinik yang baik (Good Clinical Practical), Proof of Concept, Good Laboratory Practice dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (Good Manufacturing Practice).

Meski demikian, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan siap ambil bagian dalam vaksinasi Vaksin Nusantara. Dasco mengaku telah diambil sampel darahnya, dan darah tersebut akan diolah selama 7 hari.

"Kemudian nanti akan dimasukkan ke dalam tubuh saya dalam 7 hari ke depan," kata Dasco di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

"Dan prosesnya juga berjalan dengan baik dan tidak terlalu lama. Saya pikir kalau ini dijadikan proses vaksinasi itu juga tidak akan membutuhkan waktu yang lama seperti proses vaksinasi biasa," tutur Dasco.

Dasco menjelaskan, sebelum diambil sampel darahnya, ia terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan termasuk wawancara tentang berbagai kondisi kesehatan yang dialami. Menurutnya, hal itu umum dilakukan kepada setiap orang yang ambil bagian dalam uji klinis tahap kedua ini.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu mengamati sekitar 40 orang ambil bagian dalam Vaksin Nusantara ini. Hanya, Dasco mengaku tak hafal orang- orang yang hadir tersebut.

"Tadi saya lihat ada beberapa kita 40 orang tapi saya enggak hafal satu per satu tapi terutama yang hafal teman di komisi 9 ini," jelasnya.

Dasco pun menyampaikan alasan kenapa dirinya siap disuntik Vaksin Nusantara. Sederhananya, ia hanya ingin mendukung produk dalam negeri, terutama produk anak bangsa.

"Nah kita tahu bahwa vaksin dari luar ini juga masuknya enggak gampang ke Indonesia apalagi saat sekarang ini embargo vaksin dilakukan oleh negara-negara penghasil vaksin," ungkapnya.

Oleh karena itu kita harus support vaksin vaksin yang ada, kita tahu juga bahwa ada vaksin-vaksin mandiri," imbuh mantan anggota Komisi III DPR itu.

Lebih lanjut Dasco berdalih, dengan adanya Vaksin Nusantara ini akan menambah kekayaan vaksin, apalagi produksi dalam negeri, sehingga bisa membantu pemerintah untuk menekan laju covid-19 di negara kita. "Saya pikir ini tidak perlu diperdebatkan karena antara vaksin satu dengan vaksin lain itu tidak ada masalah," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini