Terinfeksi Covid-19 di Antara Jeda Vaksinasi, Ini yang Akan Terjadi

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 481 2395137 terinfeksi-covid-19-di-antara-jeda-vaksinasi-ini-yang-akan-terjadi-3ghSdxnwEY.jpg Ilustrasi vaksinasi covid-19. (Foto: Freepik)

SETIAP orang yang sudah mendapatkan suntikan vaksin covid-19 dosis pertama harus menunggu sekira dua pekan, bahkan satu bulan untuk orang lanjut usia, supaya bisa kembali divaksinasi dosis kedua. Lalu di tengah jeda waktu itu, apakah bisa terinfeksi covid-19? Jawabannya bisa.

Seperti dijelaskan pakar penyakit menular, meskipun seseorang sudah menerima vaksin dosis pertama, nyatanya memang tetap bisa terinfeksi covid-19.

Baca juga: Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksin Dosis Pertama, Bisakah Lanjut ke Suntikan Kedua? 

"Ini bisa dan memang terjadi. Ingat, kami bahkan melihat infeksi covid-19 pada pasien yang telah divaksin lengkap. Ini berarti dua hingga lima minggu setelah dosis kedua dari salah satu atau imunisasi Mrna," kata Dokter Paul Pottinger, ahli penyakit menular di Universitas Washington, seperti dikutip dari laman Huffingtonpost, Kamis (15/4/2021).

Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Freepik)

Terkait peluang terinfeksi covid-19 walau sudah divaksin, disebutkan juga bahwa sejak awal para peneliti telah mengetahui tentang kemungkinan ini.

Baca juga: Vaksin Nusantara Sudah Uji Klinis, Apa Kabar Vaksin Merah Putih? 

Paul Pottinger merujuk pada uji klinis untuk Vaksin Pfizer dan Moderna yang menunjukkan keduanya secara kasar punya efikasi hingga 95 persen efektif dalam mencegah covid-19 setelah dua suntikan lengkap. Tetapi nyatanya, ada beberapa penerima vaksin yang akhirnya jatuh sakit ketika berada di waktu jeda dua dosis vaksinasi tersebut.

"Yang akan saya katakan adalah jika orang khawatir tertular covid-19 di tengah proses vaksinasi, itu benar sekali. Mereka seharusnya khawatir tentang ini, karena mereka belum terlindungi," tambahnya.

Namun di sisi lain tidak perlu cemas berlebihan, atau bahkan menganggap vaksinasi covid-19 jadi sia-sia. Sebab dengan sudah divaksin, meskipun tetap bisa terinfeksi covid-19, orang yang menerima vaksin terlindungi secara baik dari infeksi dengan tingkat keparahan yang tinggi.

"Orang yang sudah menerima vaksin dosis pertama, mereka terlindungi dengan baik dari peluang rawat inap atau kematian," tegas Paul.

Baca juga: Disuntik Vaksin Nusantara, Anggota DPR Harus Siap dengan Konsekuensinya 

Senada, ahli penyakit menular dr Valerie Cluzet mengungkapkan bahwa dalam sejarah penelitian sejauh ini tidak ada orang yang meninggal karena divaksin.

"Dalam penelitian, tidak ada yang divaksinasi itu meninggal. Jelas di dunia nyata, kami memiliki banyak, lebih banyak orang, tetapi mereka masih sangat sangat efektif dalam mencegah penyakit parah dan kematian," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini