Diambil dari Darah, Vaksin Nusantara Hanya untuk Individual

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 481 2395244 diambil-dari-darah-vaksin-nusantara-hanya-untuk-individual-YddwcMGIab.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

VAKSIN Nusantara menjadi kontroversi lantaran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan pihaknya belum mengizinkan adanya uji klinis. Namun demikian, beberapa pejabat Indonesia menjalani pengambilan darah untuk Vaksin Nusantara yang tengah dikembangkan ini.

Masyarakat pun semakin dibuat penasaran dengan Vaksin Nusantara. Untuk tingkat efektivitasnya sebenarnya bagaimana ya?

 prof

Dituturkan Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof. dr., Amin Soebandrio. Ph.D, Sp.MK, Vaksin Nusantara itu berbasis sel dendritik. Sel dendritik adalah sel imun yang berfungsi sebagai guru.

"Vaksin Nusantara itu berbasis sel dendritik, itu diambil dari tubuhnya orang yang bersangkutan (yang akan disuntik vaksin), kemudian diproses dengan antigen dan disuntikkan kembali harus dengan orang yang sama," ujar Prof Amin dalam acara Kuliah Umum Swiss German University.

Prof Amin menambahkan, penggunaan Vaksin Nusantara ini tidak bisa sembarangan. Apalagi disuntikkan kepada orang lain.

"Kalau disuntikan dengan orang yang lain, ada risikonya, Graft versus Host Disease (GvHD). Karena setiap orang itu punya KTP sendiri."

Begitu tidak sesuai, maka berisiko. "Begitu dimasukkan ke tubuh orang lain akan terjadi penolakan. Sifatnya individual," imbuhnya.

Meski begitu, menurut Prof Amin, efektivitas Vaksin Nusantara ini mungkin saja bisa membangkitkan respons imun. "Namun sayangnya tidak untuk dipakai secara massal," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini