Susah Tidur Sampai Waktu Sahur? Atasi Pakai Cara Jitu Ini

Sellva Brilliancy Fernando, Jurnalis · Jum'at 16 April 2021 22:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 481 2396074 susah-tidur-sampai-waktu-sahur-atasi-pakai-cara-jitu-ini-SIrDN2KH9f.jpg Ilustrasi susah tidur. (Foto: User18526052/Freepik)

BANYAK orang mengalami susah tidur ketika bulan puasa. Mereka bahkan terus terjaga hingga menjelang waktu santap sahur.

Kondisi ini harus segera diatasi. Pasalnya, tidur 7 sampai 8 jam sehari sangat penting untuk setiap orang. Tidur yang nyenyak membantu tubuh mengisi ulang energi, menjadi segar, menjaga hormon tetap terkendali, dan bahkan menurunkan berat badan.

Baca juga: Pindah ke Rumah Baru Kok Jadi Susah Tidur, Kenapa Ya? 

Mungkin ada banyak alasan mengapa seseorang gagal tidur cepat, atau lebih tepatnya menghadapi kesulitan untuk tidur. Faktanya, ini menyebabkan kurang tidur, kelelahan, mata pusing, dan banyak masalah lainnya.

Untuk mendapatkan tidur nyenyak yang tepat, penting agar pikiran dan tubuh selaras. Karena itu, ada juga beberapa cara yang didukung sains yang dapat diikuti untuk mendapat waktu tidur dan istirahat sebanyak yang dibutuhkan.

Dirangkum dari laman Times of India, Jumat (16/4/2021), berikut ini dua cara jitu mendapatkan tidur yang baik.

1. Gunakan metode militer

Salah satu cara paling populer untuk mendapatkan tidur nyenyak adalah mengikuti metode militer. Untuk tidur dengan cara militer, fokuslah mengendurkan otot wajah. Turunkan bahu dan lepaskan ketegangan, jatuhkan tangan ke samping. Lalu buang napas dalam-dalam, rilekskan dada. Rilekskan paha, tungkai, dan betis. Bayangkan citra visual yang benar-benar menenangkan, dan seiring waktu Anda akan tertidur. Makin banyak berlatih, makin baik Anda dalam hal ini dan akan bisa tidur lebih cepat.

Baca juga: Yuk Lebih Rajin Bangun Pagi, 7 Manfaat Ini Bisa Kamu Dapat 

2. Metode 4-7-8

Metode tidur yang populer ini berfokus pada relaksasi otot dan tidur lebih cepat. Ini juga disebut metode pernapasan yang menggabungkan kekuatan meditasi dan visualisasi.

Untuk melakukannya, mulailah dengan meletakkan ujung lidah di atap mulut. Tutupi bibir dan lidah harus tetap seperti itu.

Kemudian pisahkan bibir dengan lembut dan mulailah mengembuskan napas melalui mulut. Tutup bibir, tarik napas melalui mulut. Hitung sampai 4 dan tahan napas selama 7 detik. Buang napas lagi, lakukan selama 8 detik.

Tujuannya untuk mencoba memerhatikan tindakan Anda dan tidak terlalu "waspada". Selesaikan siklus 4-7-8 ini setidaknya selama empat tarikan napas penuh. Anda akan menemukan tubuh memasuki keadaan pikiran yang rileks, lebih tenang, dan segera tidur.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini