Penderita GERD Bisa Jalankan Puasa Ramadhan, Ini Panduannya

Antara, Jurnalis · Sabtu 17 April 2021 04:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 481 2396090 penderita-gerd-bisa-jalankan-puasa-ramadhan-ini-panduannya-0Sc1lSVNpa.jpg Ilustrasi ibadah puasa Ramadhan. (Foto: Shutterstock)

ADA kabar baik untuk para penderita GERD atau gastroesophageal reflux disease atau asam lambung. Dokter menyatakan penderita GERD tetap bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Tapi tentunya ada tips aman yang harus dilakukan.

"Penderita penyakit asam lambung atau GERD tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman kok," ungkap dokter spesialis penyakit dalam (gastroenterologi) dari RSCM-FKUI Profesor Dr dr Ari Fahrial Syam, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Makanan Gluten Free Baik untuk Penderita Maag atau GERD? 

Ia menambahkan, sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa pasien dengan asam lambung dapat dengan aman menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Ibadah puasa Ramadhan mengharuskan umat Islam untuk menjalani pola makan yang teratur yaitu pada saat sahur dan maghrib. Pola makan yang teratur ini dapat membantu kondisi lambung supaya bekerja dengan lebih tenang.

Ilustrasi sakit GERD.

Selain itu saat berpuasa, para perokok pastinya kana mengurangi konsumsi rokok, yang biasanya ditemani dengan kopi atau minuman tinggi kafein dan gula lainnya.

"Kesimpulannya janganlah takut untuk berpuasa bagi para penderita penyakit GERD atau asam lambung. Kalau merasa lambung tidak nyaman, sehari sebelum puasa dan sebelum sahur bisa minum obat terlebih dahulu," tambah Prof Ari.

Baca juga: 3 Minuman yang Harus Dihindari saat Asam Lambung Kumat 

Rasa tidak nyaman itu, jelas dia, biasanya hanya terjadi 7 hingga 10 hari pertama puasa. Kemudian kondisi tubuh akan beradaptasi dan mulai nyaman menjalani puasa tanpa memerlukan bantuan obat.

Lebih lanjut Prof Ari menjelaskan ibadah puasa Ramadhan terbukti dapat mengurangi atau meredakan rasa sakit dan tidak nyaman yang disebabkan GERD, karena dilakukan sebagai ibadah. Artinya ketika seseorang melakukan ibadah, dia akan merasa dekat dengan Allah Subhanahu wa ta'ala sehingga memberikan ketenangan pada batinnya.

"Batin yang tenang atau pengendalian diri menjadi salah satu proses penyembuhan bagi pasien yang memiliki masalah asam lambung dan GERD," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini