Sering Ngantuk saat Puasa? Ternyata Ini Penyebabnya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 16 April 2021 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 612 2395891 sering-ngantuk-saat-puasa-ternyata-ini-penyebabnya-6gk3W4zcU1.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TIDUR memang menjadi salah satu cara beribadah kala bulan Puasa. Tapi bukan berarti Anda bisa tidur saja seharian. Anda tetap harus bekerja dan melakukan berbagai aktivitas.

Memang, ketika kita berpuasa godaan untuk tidur kerap datang di siang hari. Tapi tidak heran, karena ini terjadi lantaran siklus tidur dan bangun tidur yang mengalami perubahan, sehingga Anda harus beradaptasi dengan kebiasaan baru selama Ramadan.

Aktivitas yang kita lakukan pun lebih banyak di malam hari. Dengan demikian, aktivitas-aktivitas ini bisa mengurangi jam tidur dan kualitas tidur saat Ramadan. Perubahan tersebut berpotensi menyebabkan seseorang mengantuk di siang hari.

Puasa

Diambil dari berbagai sumber, puasa dapat menyebabkan perubahan irama sirkadian. Ketika berpuasa, suhu inti tubuh dan pengeluaran hormon kortisol di siang hari mengalami penurunan, sementara pengeluaran hormon melatonin juga mengalami pengurangan saat berpuasa.

Melatonin dijelaskan sebagai hormon utama yang mengatur siklus tidur-bangun, sedangkan kortisol disebut dengan hormon stres yang membantu kita tetap terjaga pada saat siang hari.

Saat Ramadan, terjadi perubahan pola tidur pada mereka yang berpuasa. Ini mengakibatkan jumlah jam tidurnya berkurang karena harus bangun lebih awal dari hari biasanya.

Kendati demikian, sebagian besar penyebab utama mengantuk ialah menurunnya kadar glukosa dalam darah. Hal ini membuat otak sukar berkonsentrasi. Melalui pengujian EEG-based Multiple Sleep Latency Test (MSLT), kabarnya rasa kantuk dirasakan pada pukul 14:00 hingga 16:00 untuk orang yang berpuasa. Hal ini bisa menyebabkan peningkatan frekuensi tidur siang sampai tiga kali lipat.

Cara Mengatasi Kantuk saat Berpuasa

Hal yang perlu Anda perhatikan untuk meminimalisir rasa kantuk di siang hari saat berpuasa ialah mengatur atau menyesuaikan jam tidur di malam hari. Tidur lebih awal mungkin pilihan terbaik agar terhindar dari kondisi kurang tidur.

Upayakan agar Anda terpapar sinar matahari di siang hari. Hal ini guna memperkuat irama sirkadian pada tubuh.

Selain itu, Anda juga bisa menghindari cahaya buatan yang berasal dari gadget sebelum tidur malam. Anda juga bisa menghindari minuman berkafein minimal 4 jam sebelum waktu tidur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini