Tidur Setelah Sahur, Hati-Hati Anda Rentan Stroke

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 17 April 2021 18:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 17 612 2396353 tidur-setelah-sahur-hati-hati-anda-rentan-stroke-rfq7nv77Dn.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BAGI mereka yang harus bekerja pagi hari, mungkin waktu untuk sahur terasa sangat singkat. Setelah sahur, biasanya mereka akan kembali beristirahat untuk mempersiapkan diri bekerja.

Tapi jangan salah, terlepas sedang puasa atau tidak kebiasaan tidur setelah makan ternyata dapat memicu sejumlah masalah kesehatan. Dilansir MNC Portal dari berbagai sumber, berikut 4 bahaya kesehatan tidur setelah makan sahur yang mengintai.

Tubuh cepat gemuk

Waspadai, jangan biasakan tidur setelah makan sahur karena tubuh Anda mudah mengalami peningkatan berat badan. Nantinya, akan ada ekstra kalori yang menimbun di sekitar tubuh karena terjadi gangguan metabolisme yang membuat tubuh sulit membakar kalori.

Maka dari itu, hindari kebiasaan buruk ini supaya tidak mudah mengintai Anda dalam jangka panjang.

Sahur

Rentan Stroke

Stroke merupakan penyakit berbahaya yang paling ditakuti oleh manusia, stroke dibagi menjadi dua bagian yaitu stroke penyumbatan dan stroke pendarahan. Jenis yang berhubungan dengan kebiasaan tidur setelah sahur adalah stroke penyumbatan, alasannya dikarenakan bahwa saat tidur aliran darah ke otak harus tetap terjaga sesuai kebutuhan.

Apabila lambung sedang menjalankan kegiatan yaitu menggiling makanan, maka suplai aliran darah akan menjadi terbagi. Dalam jangka panjang, bila kebiasaan ini terus dilakukan otak dapat kekurangan oksigen dan dapat mengakibatkan stroke.

Bahaya tidur setelah sahur ini tidak bisa di pandang sebelah mata, jadi jangan sampai merugikan dalam kesehatan. Lebih baik lakukan hal yang bermanfaat setelah sahur seperti mengaji, salat dan berzikir.

Gangguan saluran pencernaan

Normalnya, pengosongan lambung manusia berlangsung sekira 2 jam setelah makan. Namun, posisi berbaring saat kita tidur dapat menghambat proses pengosongan lambung.

Jika hal ini terus-menerus terjadi, maka gangguan pencernaan seperti diare ataupun sembelit dapat terjadi. Tergantung bahan makanan apa yang masuk ke dalam perut kita, oleh karena itu kita untuk menghindari makanan akan lemak, gula dan kafein dalam menu sahur kita. Perbanyaklah mengonsumsi buah dan sayuran, agar proses pencernaan semakin lancar.

Memicu GERD

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Vivien Maryam, Sp.PD mengatakan, tidur setelah makan itu berbahaya. Sebab bisa memicu penyakit asam lambung atau gastroesofageal refluks disease (GERD).

"Jangan tidur sesaat setelah makan. Ini bisa menimbulkan GERD (gastroesofageal refluks disease)," ujarnya kepada MNC Portal.

Dokter Vivien melanjutkan, kondisi ini adalah makanan yang sudah tertelan masuk ke lambung akan kembali ke saluran esofagus jika kita dalam posisi terbaring (tidur) sesaat setelah makan.

Dengan begitu, efek buruknya dapat mengakibatkan 'heart burn' atau rasa panas di dada akibat asam lambung yang naik ke wilayah esofagus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini