Menkes Budi: Vaksinasi Jangan Bikin Kita Lengah dan Tak Waspada

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 18 April 2021 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 18 481 2396622 menkes-budi-vaksinasi-jangan-bikin-kita-lengah-dan-tak-waspada-STXYgUP7wY.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: USA Today)

Perlahan tapi pasti, program vaksinasi nasional terus digelar oleh pemerintah Indonesia sebagai upaya untuk melawan pandemi Covid-19.

Salah satunya dengan terus menambah pasokan vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk vaksinasi masyarakat Indonesia. Hari ini, Indonesia sendiri diketahui sudah kembali menerima kedatangan 6 juta bulk vaksin Sinovac dari Cina, yang akan diproduksi menjadi dosis vaksin oleh PT Bio Farma.

Menkes Budi

Meski sebagian kelompok masyarakat seperti lansia, kalangan pekerja pelayanan publik, dan pekerja industri kreatif sudah divaksin. Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperingatkan jangan sampai dengan adanya vaksin justru membuat masyarakat menjadi lengah dalam menjalankan protokol kesehatan 5M, sehingga menjadi tidak waspada.

“Jangan sampai ada vaksinasi ini kita jadi enggak waspada, jangan sampai vaksinasi ini bikin lengah. Karena masih menular, virusnya masih ada dan harus tetap menjaga protokol kesehatan. Jangan sampai program vaksinasi yang sudah jalan, pembatasan yang sudah jalan yang sudah bisa menurunkan laju kasus bikin kita enggak waspada dan tidak hati-hati,” papar Menkes Budi, dalam konferensi pers kedatangan vaksin tahap 8, dikutip dari akun Youtube resmi Sekretariat Presiden, Minggu, (18/4/2021)

Menkes Budi berpesan, program vaksinasi yang sedang berjalan tetap harus dibarengi dengan protokol kesehatan 5M yang ketat oleh semua orang. Mengingat, saat ini tengah terjadi kelonjakan gelombang kasus positif yang tinggi di berbagai negara di dunia.

“Ini pesan untuk semua, sekarang sedang ada kenaikan wave, lonjakan kasus yang tinggi di Eropa, Asia khususnya India, Filipina dan Papua Nugini juga negara Amerika Selatan seperti Chili dan Brasil. Jangan sampai vaksinasi ini, kita jadi enggak waspada karena lonjakan bisa terjadi lagi. Semua usaha keras kita selama ini bisa sia-sia karena lupa dan kurang waspada (melakukan protokol kesehatan 5M),” tegasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini