Menkes Minta Bantuan IDI untuk Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Semester II

Antara, Jurnalis · Senin 19 April 2021 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 481 2397191 menkes-minta-bantuan-idi-untuk-sukseskan-vaksinasi-covid-19-semester-ii-jyAdUhS0uu.png Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Setpres)

MENJELANG vaksinasi covid-19 semester II-2021, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berharap kolaborasi pemerintah dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dapat diperkuat. Hal itu mengingat jumlah vaksinasi yang akan didistribusikan meningkat dua kali lipat per harinya jika dibandingkan semester I.

"IDI sudah sangat membantu, terutama dari tenaga dokter dan tenaga kesehatan. Bantuan itu akan lebih dibutuhkan lagi untuk di semester II. Jumlah suntikan akan lebih banyak, yaitu di atas 1 juta suntikan per harinya. Jadi kita sangat butuh bantuan dari teman-teman IDI untuk membantu penyuntikan dan juga mengoordinasi penyuntikan vaksin secara besar-besaran di Indonesia," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam webinar, Minggu 18 April 2021, seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Menkes Sebut Lansia Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19 Jelang Lebaran 

Secara keseluruhan pemberian vaksin covid-19 di Indonesia ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021. Adapun jumlah penerima vaksin sebanyak 181,5 juta warga.

Pada semester I-2021 tercatat sudah ada 16,5 juta orang yang menerima vaksin yang terdiri dari fase 1 untuk tenaga kesehatan dan fase 2 untuk warga lanjut usia (lansia) serta pekerja publik.

Dari data yang didapatkan, penerima vaksinasi paling rendah di semester I adalah warga lansia. Untuk itu, selain membutuhkan IDI guna menggerakkan tenaga kesehatan sebagai vaksinator, Kementerian Kesehatan juga membutuhkan IDI untuk sosialisasi dan inovasi agar lansia sebagai kelompok rentan dapat menerima vaksin covid-19 lebih masif lagi.

"Lansia ini golongan berisiko tinggi, tapi menjangkaunya relatif tidak mudah, sehingga banyak orang kategori lansia yang belum disuntik (vaksin covid-19). Jadi saya butuh bantuan sekali dari IDI mengingat di Lebaran ini belum tentu bisa 100 persen kita mampu menahan mobilitas. Saya ingin pastikan golongan lansia sebagian besar pada pertengahan Mei ini sudah divaksin," ujar Menkes Budi.

Baca juga: Menkes Ungkap Penyebab Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Belum di Semua Wilayah 

Sejalan dengan komitmen melayani masyarakat, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IDI Daeng M Faqih juga mengajak anggotanya untuk tetap mendorong proses vaksinasi covid-19 di Indonesia berjalan dengan lancar.

"Sifat gotong royong, saya kira ini yang kita perlukan untuk pandemi sekarang. Jajaran IDI seluruhnya melakukan tindakan proaktif untuk mengakselerasi pencapaian target vaksinasi yang sedang gencar dilakukan," terangnya.

"Sekarang kita ada di fase 2. Fase 1 sudah selesai, fase 3 juga sebentar lagi mulai masuk. Ini kalau enggak proaktif untuk gotong royong, rasanya pencapaian vaksinasi untuk mengakhiri pandemi covid-19 bisa lebih lama lagi," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini