CEO Pfizer Sebut Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga Harus Disuntikkan setelah 12 Bulan

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 19 April 2021 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 612 2397039 ceo-pfizer-sebut-vaksin-covid-19-dosis-ketiga-harus-disuntikkan-setelah-12-bulan-wmJH2k4GZ5.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PEMERINTAH kembali mendatangkan 6 juta vaksin Covid-19 dari Sinovac lantaran adanya penundaan pengiriman dalam vaksin AstraZeneca. Pasalnya, India sebagai negara yang memproduksi vaksin AstraZeneca dari perusahaan London Inggris melakukan embargo vaksin.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin (BGS) mengatakan selain India, Amerika dan Inggris saat ini juga sedang melakukan embargo vaksin. Di mana vaksin yang mereka produksi hanya bisa dipakai di negaranya saja.

Dengan terbatasnya vaksin tersebut, timbul pertanyaan apakah semua orang bisa mendapatkan vaksin pada waktunya? Ditambah lagi, masa perlindungan vaksin yang sampai saat ini belum jelas.

CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan, mereka yang menggunakan vaksin Pfizer, kemungkinan akan membutuhkan suntikan ketiga setelah 12 bulan. Tapi, ada juga kemungkinan vaksin Covid-19 bisa melindungi bertahun-tahun.

"Ada vaksin seperti polio yang satu dosis sudah cukup, ada vaksin seperti vaksin pneumokokus yang satu dosis cukup untuk orang dewasa dan ada vaksin seperti flu yang Anda butuhkan setiap tahun," kata Bourla kepada Bertha Coombs dari CNBC dalam acara CVS Health Live, "Race to Vaccinate."

"Virus Covid lebih mirip virus influenza daripada virus polio," tambah dia.

Pfizer baru-baru ini mengumumkan hasil terbaru yang menunjukkan vaksinnya sangat efektif hingga enam bulan setelah dosis kedua, dengan temuan yang berasal dari lebih dari 12.000 peserta dalam uji coba tahap akhir. Temuan termasuk keampuhan vaksin 91,3% melawan Covid-19, dan kemanjuran lebih dari 95% melawan penyakit parah.

Pada Februari, perusahaan mulai menguji apakah suntikan ketiga dapat menawarkan perlindungan yang lebih besar terhadap jenis virus yang muncul, seperti jenis virus yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan.

Data terbaru yang dirilis juga termasuk temuan dari 800 peserta di Afrika Selatan, dan sembilan kasus Covid-19 terjadi, semuanya di kelompok plasebo. "Tak satu pun dari 400 orang yang divaksinasi terinfeksi, kabar yang sangat baik," kata Bourla.

Oleh karena itu berdasarkan data, Pfizer menilai adanya kebutuhan vaksinasi ulang antara enam hingga 12 bulan dan juga vaksinasi ulang tahunan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini