MUI: Sahur dan Buka Puasa Secukupnya Supaya Sampah Organik Tidak Menumpuk

Antara, Jurnalis · Senin 19 April 2021 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 612 2397177 mui-sahur-dan-buka-puasa-secukupnya-supaya-sampah-organik-tidak-menumpuk-d2YkwD430G.jpg Ilustrasi sampah organik. (Foto: Freepik)

BULAN Ramadhan 1442 Hijriah sudah sepekan dilalui umat Islam di dunia. Ibadah puasa pun dijalankan dengan khusyuk. Tapi ada sejumlah hal yang mesti diperhatikan agar puasa lebih memberikan manfaat, terutama terkait makanan ketika sahur dan buka puasa.

Terkait hal itu, Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (MUI) dr Hayu Prabowo mengajak kaum Muslimin makan sahur dan buka puasa secukupnya agar sampah organik sisa makanan tidak menumpuk.

Baca juga: Asal Dapat Nutrisi Seimbang, Anak Aman Puasa di Tengah Pandemi 

"Kegiatan menjaga lingkungan dan melindungi Bumi ini adalah salah satu refleksi dari akhlak beriman untuk mencapai ketakwaan. Karenanya, selama menjalankan ibadah puasa, kaum Muslimin sebaiknya menghindari sahur berlebihan dan berbuka sekenyang-kenyangnya, karena yang diajarkan dalam agama Islam adalah makan secukupnya," ujar dr Hayu Prabowo dalam webinar, seperti dikutip dari Antara, Senin (19/4/2021).

Ilustrasi makanan. (Foto: Freepik)

Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa MUI telah mengeluarkan Fatwa Nomor 47 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah untuk Mencegah Kerusakan Lingkungan. Salah satu hukum dalam fatwa tersebut adalah setiap Muslim wajib menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan barang-barang gunaan untuk kemaslahatan, serta menghindarkan diri dari berbagai penyakit serta perbuatan tabzir (mubazir) dan ishraf (berlebih-lebihan).

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2020, Indonesia menghasilkan 67,8 juta ton. Artinya, terdapat sebanyak 185.753 ton sampah per harinya yang dihasilkan oleh masyarakat Tanah Air.

Baca juga: Berdampak Buruk, 5 Makanan Ini Wajib Dihindari saat Buka Puasa 

Dengan kata lain, setiap orang di Indonesia menyumbang sampah sebanyak 0,68 kilogram per hari. Dari jumlah tersebut, sampah makanan merupakan komposisi sampah yang paling banyak ditemukan, yaitu sebanyak 30,8 persen.

Diikuti sampah plastik sebesar 18,5 persen; sampah kayu, ranting, dan daun sebesar 12 persen; sampah kertas/karton 11,2 persen; sampah kain 4,9 persen; sampah logam 3,56 persen; sampah karet/kulit 3,5 persen; sampah kaca 2,8 persen; dan jenis sampah lainnya sebesar 12,8 persen.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini