Sering Muncul di Bulan Puasa, Yuk Ketahui Asal Mula Kolang Kaling

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 298 2397762 sering-muncul-di-bulan-puasa-yuk-ketahui-asal-mula-kolang-kaling-lrnNdCZITn.jpg Kolang Kaling. (Foto: Instagram)

SELAMA bulan Puasa, salah satu makanan yang kerap hadir adalah kolang-kaling. Kolang-kaling memang digunakan untuk banyak makanan, terutama untuk takjil.

Tapi, tahukah Anda mengenai asal usul kolang-kaling? Melansir DW pada, kolang kaling adalah biji buah atap, yang dikenal juga sebagai buah pohon enau atau aren. Nama latin dari pohon ini adalah Arenga Pinnata. Banyak yang menilai pohon itu adalah yang terpenting kedua setelah kelapa, karena serba guna.

Tapi untuk menjadi kolang-kaling yang sering Anda jumpai di pasar, banyak proses yang harus dilalui. Pertama-tama buah yang masih hijau segar dibakar atau direbus sekitar 3 jam, untuk menghilangkan getah.

Setelah itu, buah dibelah dan diambil bijinya. Kemudian kulit biji yang berwarna kuning dikupas. Inti biji berwarna putih kemudian direndam dalam air kapur selama 2-3 hari. Kolang-kaling pun punya manfaat memperlancar kerja saluran pencernaan. Selain itu, minuman mengandung kolang-kaling biasanya dinikmati dingin, sehingga menyegarkan.

Nah, olahan kolang-kaling yang paling populer adalah manisan. Mengutip akun Instagram @guniezzt, berikut resep manisan kolang-kaling sebagai takjil berbuka puasa.

Bahan-bahan

- 500 gram kolang-kaling

- 500 ml air

- 5 sdm sirup coco pandan

- 1 batang kayu manis

- 2 lembar daun pandan

- 4 lembar daun jeruk

- Air cucian beras

Cara membuat:

- Rendam kolang-kaling pakai cucian air beras sekitar 3-4 jam.

- Cuci bersih kolang-kaling. Rebus hingga lunak. Angkat dan buang airnya.

- Didihkan air, masukkan kolang-kaling, sirup, daun pandan, daun jeruk, kayu manis, dan setetes pewarna makanan merah.

- Masak hingga mengental dan air menyusut.

- Setelah matang, dinginkan dan masukkan kulkas.

- Manisan kolang-kaling pun siap disajikan. Manisan ini lebih enak dikonsumsi saat sudah semalaman di kulkas.

(mrt)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini