Negara Ini Putuskan Stop Pakai Vaksin AstraZeneca Selamanya

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 481 2397535 negara-ini-putuskan-stop-pakai-vaksin-astrazeneca-selamanya-SnO46Ld39Q.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Apa)

Polemik terkait penggunaan vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca yang disinyalir berhubungan dengan adanya kasus pembekuan darah masih terus berlanjut.

Beberapa negara di benua Eropa diketahui memutuskan untuk menghentikan sementara penggunaan vaksin produksi AstraZeneca tersebut.

 Vaksin Covid-19

Namun, mengutip Newser, Selasa (20/4/2021) dari laporan Reuters diketahui satu negara Uni Eropa, Denmark telah mengambil keputusan akhir dengan memutuskan untuk berhenti menggunakan vaksin AstraZeneca untuk selamanya karena terkait dengan kasus langka pasca vaksinasi, pembekuan darah.

Direktur Otoritas Kesehatan Denmark, Soren Brostroem mengatakan ada "risiko nyata dari efek samping" dan vaksin dari AstraZeneca. Maka dari itu, vaksin produksi buatan AstraZeneca kini sudah dihapus dari program vaksinasi nasional di Denmark.

Untuk kebutuhan pasokan vaksin di Denmark, Soren menyebutkan Denmark sendiri memiliki pasokan vaksin dari para produsen lain seperti Pfizer dan Moderna. Menurut Soren, situasi pandemi Covid-19 di Denmark relatif bisa dikendalikan merujuk pada kondisi sudah banyak orang lanjut usia yang divaksinasi.

Terkait keputusan untuk secara permanen memberhentikan penggunaan vaksin AstraZeneca, Soren menjelaskan, keputusan itu harus dilihat dalam konteks situasi di Denmark dan dia tidak akan ragu untuk terus menggunakan vaksin jika negara itu berada dalam situasi yang sama sekali berbeda dan di tengah-tengah lonjakan ketiga yang hebat.

Sementara itu, keputusan untuk memberhentikan permanen pemakaian vaksin AstraZeneca disebut otoritas kesehatan Denmark akan menunda target penyelesaian program vaksinasi Denmark dari akhir Juli hingga awal Agustus, meskipun seperti dilaporkan Reuters, bahwa target itu juga akan bergantung pada apakah vaksin Johnson & Johnson (yang saat ini juga dikaitkan dengan pembekuan darah) disetujui.

Untuk diketahui, Denmark pertama kali menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca dua dosis pada 11 Maret. Pihak berwenang setempat mengatakan orang-orang yang menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca akan ditawari vaksin Covid-19 jenis yang berbeda untuk suntikan yang kedua.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini