Hadapi Varian Virus Corona Baru, Negara Ini Minta Warganya Tunda Kehamilan

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 08:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 481 2397550 hadapi-varian-virus-corona-baru-negara-ini-minta-warganya-tunda-kehamilan-b6XtI5m33I.jpg Warga diminta tunda kehamilan (Foto: Hindustan Times)

Situasi pandemi Covid-19 yang semakin parah, mulai dari melonjaknya angka kasus positif dan kematian hingga hadirnya strain atau varian virus corona baru, yang akhirnya membuat pemerintah Brasil kewalahan.

Sebagai salah satu cara untuk mengendalikan situasi ini, dilapor Reuters, Selasa (20/4/2021) Pemerintah Brasil meminta warganya untuk menunda kehamilan terlebih dahulu sampai masa-masa kritis pandemi Covid-19 ini berlalu, dengan merujuk bahwa varian virus baru yang menghantam negara di Amerika Selatan tersebut sepertinya lebih memengaruhi ibu hamil daripada varian virus yang sebelumnya.

 Pandemi virus corona

“Jika memang memungkinkan, tunda dulu kehamilan sampai keadaan sudah sedikit lebih baik,” ujar Menteri Kesehatan Brasil, Raphael Parente pada konfrensi pers akhir pekan lalu.

Rekomendasi untuk menunda terlebih dahulu program kehamilan ini, dikatakan hadir ketika Brasil diketahui terus menjadi salah satu pusat pandemi global. Mengingat kasus kematian karena Covid-19 di Brasil setiap harinya lebih banyak daripada di negara lain di dunia.

Rumah-rumah sakit di Brasil pun tengah berada di bawah tekanan tinggi, stok obat yang dibutuhkan untuk mengintubasi pasien yang sakit parah semakin menipis. Membuat Brasil beralih ke mitra internasional agar bisa mendaoat bantuan persediaan darurat.

Raphael Parente menegaskan, rekomendasi ini diumumkan pemerintah sebagian karena sistem kesehatan negara yang tengah kewalahan dan stres. Ditambah dengan varian virus baru di Brasil, yang dikenal sebagai P.1 diketahui lebih menular daripada virus yang sebelumnya.

"Pengalaman klinis para spesialis menunjukkan bahwa varian baru ini bekerja lebih agresif pada wanita hamil. Sebelumnya, kasus Covid-19 selama kehamilan ada pada trimester akhir dan jelang kelahiran, tapi akhir-akhir ini ada kasus yang lebih serius pada trimester kedua dan terkadang juga di trimester pertama,” tambah Raphael Parente.

Varian virus P.1 sendiri pertama kali ditemukan di Kota Amazon Manaus lalu dengan cepat mendominasi kasus di Brasil. Varian P.1 inilah yang diduga jadi faktor utama penyebab di balik gelombang kedua infeksi besar-besaran, mengakibatkan jumlah kematian karena Covid-19 di Brasil menjadi lebih dari 350.000, tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Disebutkan juga, wabah Covid-19 di Brasil semakin mempengaruhi orang dengan kelompok usia yang lebih muda. Data rumah sakit menunjukkan bahwa pada Maret 2021 lebih dari setengah dari semua pasien dalam perawatan intensif berusia 40 tahun atau di bawah 40 tahun.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini