Lezatnya Lemang Tapai Khas Sumbar, Sajian Wajib untuk Buka Puasa

Rus Akbar, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 298 2398282 lezatnya-lemang-tapai-khas-sumbar-sajian-wajib-untuk-buka-puasa-y3AQGakW2X.JPG Lemang tapai khas Sumatera Barat. (Foto: Rus Akbar/Okezone)

SEJAK zaman dahulu sampai sekarang penganan lemang tapai selalu laris manis di kalangan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Lemang tapai akan tambah digemari saat bulan Ramadhan, sebab menjadi sajian wajib untuk buka puasa.

"Rasanya enak, karena memang kesukaan saya sejak dahulu. Kalau orang Minang sejak dulu ini ada lemang tapai," kata Rosmaini (55), pembeli lemang tapai di Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Padang, kepada MNC Portal.

Baca juga: 5 Tips Sehat dan Berkah Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 

Bagi pencinta lemang tapai bisa membelinya di tempat-tempat penjual pabukoan (takjil) di beberapa titik di Kota Padang. Sementara di Jalan KH Ahmad Dahlan ada di samping Masjid Raya Sumbar banyak juga yang menjual lemang tapai dengan gerobak dorong.

Ezi Sandra (50), salah satu penjual lemang tapai, mengatakan dalam sehari bisa menjual sebanyak 7 hingga 8 ruas bambu lemang tapai. Selain lemang tapai, biasa ada juga namanya lemang baluo yang bagian tengahnya diberi kelapa dengan gula aren.

Lemang tapai khas Sumatera Barat. (Foto: Rus Akbar/Okezone)

"Lemang saya beli dari pembuatnya, sementara tapai saya buat sendiri. Untuk membuat tapai, beras pulut hitam dikasih ragi dan gula, kemudian dicampur air selama dua malam," ujarnya.

Harga untuk satu porsi lemang Rp20 ribu dengan panjang 25 sentimeter. Kemudian satu porsi tapai dibanderol Rp5 ribu.

Baca juga: Lezatnya Bubur Sabilal, Menu Legendaris Buka Puasa Khas Banjarmasin 

Lemang ini terbuat dari beras ketan yang dimasukkan ke bambu. Sebelumnya sudah dicampuri santan berbungkus daun pisang. Kemudian bambu sudah berisi itu dibakar di atas tungku selama sekira dua jam. Setelah didinginkan, lemang mulai dipotong-potong sesuai ukuran yang disukai atau rata-rata tebalnya hanya 3–5 cm.

Setelah itu, dilumuri tapai yang terbuat dari fermentasi beras ketan hitam dengan ragi. Tapai ini berkuah manis karena dicampuri gula pasir. Rata-rata penyuka lemang tapai adalah generasi 1990-an ke atas.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini