Sinovac atau AstraZeneca, Kemenkes Minta Tak Pilih-Pilih Merek Vaksin Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 612 2398482 sinovac-atau-astrazeneca-kemenkes-minta-tak-pilih-pilih-merek-vaksin-covid-19-8eGEwg7vWG.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PEMERINTAH memang mendatangkan dua macam vaksin Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi di Indonesia. Tapi, kedatangan vaksin dengan merek berbeda ini rupanya menjadi masalah lain.

Pasalnya, semakin banyak jenis vaksin Covid-19 yang datang ke Indonesia, malah membuat sebagian orang mau menentukan sendiri merek vaksin apa yang mau dia terima.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Melalui Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi, dia menjelaskan bahwa masyarakat tak bisa pilih-pilih jenis vaksin.

"Mengimbau dan mengingatkan kembali pada semua masyarakat untuk tidak memilih jenis vaksin, karena vaksin yang terbaik adalah vaksin yang sudah tersedia dan sudah digunakan," ungkap Nadia dalam konferensi pers virtual, beberapa waktu lalu.

Artinya, vaksin yang dipakai oleh pemerintah seperti Sinovac (China) maupun AstraZeneca (Inggris) sudah memenuhi syarat dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) maupun Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Indonesia (BPOM) dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Nadia menegaskan, vaksin yang dipakai pemerimtah dalam program vaksinasi Covid-19 itu terjamin keamanannya karena sudah melewati uji klinis tahap 3.

Kemudian, kedua jenis vaksin Covid-19 yang dipilih pemerintah itu memiliki efikasi di atas batas minimum yang ditetapkan WHO yaitu 50 persen. Data klinis menjelaskan bahwa vaksin Sinovac punya efikasi sebesar 65,3 persen, sedangkan vaksin AstraZeneca efikasinya adalah 62,1 persen.

"BPOM dan ITAGI pun menjadmin keamanan jenis vaksin yang dipakai pemerintah. Tidak hanya itu, kualitas mutu vaksin pun dinilai baik pada Sinovac maupun AstraZeneca. Jadi, dua vaksin ini baik digunakan untuk mengatasi pandemi Covid-19," terang Nadia.

Dia pun menambahkan bahwa jenis vaksin yang dipakai pemerintah itu aman serta dipercaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh. "Sehingga, antibodi terbentuk dengan baik dan pada akhirnya mampu menjaga seseorang dari keparahan kasus jika dia terpapar Covid-19," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini