3 Dampak Negatif pada Psikologis ketika Alami Penuaan Dini

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 23:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 612 2398700 3-dampak-negatif-pada-psikologis-ketika-alami-penuaan-dini-625FcLh9eS.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SIAPA sih yang mau terlihat tua sebelum waktunya? Mungkin hampir semua orang tidak ingin dibilang lebih tua ketimbang umur aslinya.

Sayangnya, aktivitas, polusi dan makanan yang kita konsumsi bisa memengaruhi kondisi kulit kita, yang berakibat pada penuaan dini. Penuaan dini yang terjadi kepada setiap orang, dapat mengganggu penampilan. 

Menurut survei JakPat pada April 2021, 60 persen responden wanita merasa kurang percaya diri karena gejala penuaan dini yang dialami. Sementara, kelompok wanita di usia 20an mulai merasa tertekan atau tidak nyaman karena wajah terlihat lebih tua dari umur sebenarnya.

"Masalah penuaan dini bukan hanya mempengaruhi tingkat kepercayaan diri, tapi juga berdampak pada kehidupan sosial. Tiga dampak yang paling banyak dialami adalah kesulitan bersosialisasi, mendapatkan cemooh dari orang sekitar, dan sulit menemukan pasangan," kata CEO of Arya Noble Dermatology, Alfons Sindupranata saat launching ERHA Age Corrector secara virtual.

Penuaan kulit

Survei menunjukkan bahwa dari 71 persen wanita yang sudah menggunakan skincare anti-aging, 73 persen di antaranya memulai pada usia di bawah 30 tahun.

Ia melanjutkan, alasan terbesar mengapa wanita menggunakan skincare anti-aging lebih awal, terlihat dari 85 persen responden ingin mencegah penuaan sejak dini. Hal ini didukung dari penelitian Scientific American, bahwa gejala penuaan pada kulit mulai terjadi sejak usia 20 tahun.

"Oleh karena itu, perawatan untuk mencegah penuaan disarankan untuk dimulai sedini mungkin dengan menggunakan produk yang memiliki kandungan antioksidan tinggi, dan kandungan berbahan aktif yang dapat membantu meningkatkan produksi kolagen di kulit," pungkasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini