Ilmuwan Israel Sebut Efek Samping Vaksin Covid-19 Bisa Sebabkan Herpes

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 22 April 2021 18:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 612 2399170 ilmuwan-israel-sebut-efek-samping-vaksin-covid-19-bisa-sebabkan-herpes-NRcfleBeuO.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

EFEK samping vaksin Covid-19 memang berbeda bagi beberapa orang. Ada yang kehilangan pusing, lapar, mual bahkan beberapa mengaku mengalami serangan kantuk yang luar biasa.

Dilansir dari Fox News, kini ilmuwan Israel menyebut ada enam kasus dalam studi baru pasien yang mengembangkan ruam kulit yang dikenal dengan herpes zoster, setelah menerima vaksin Covid-19 merek Pfizer. Laporan ini diterbitkan di jurnal Rheumatology.

"Herpes zoster (HS) dimulai dengan munculnya ruam kulit kecil-kecil yang terasa gatal. Jika tidak diobati, kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan saraf dan nyeri," lapor Jerusalem Post.

Gejala lain dari Herpes adalah sensasi terbakar di kulit yang berkepanjangan bahkan setelah ruam sudah menghilang.

Para peneliti dari Tel Aviv Sourasky Medical Center dan Carmel Medical Center di Haifa menemukan bahwa mereka yang menderita penyakit rematik inflamasi autoimun memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi herpes.

"Jadi, dari 491 pasien rematik inflamasi autoimun yang diteliti, enam orang atau 1,2 persen dari mereka mengalami infeksi herpes," lapor peneliti.

Keenam kasus tersebut memiliki kasus ringan penyakit rematik inflamasi autoimun dan mereka masih berusia muda, padahal infeksi jenis ini biasanya dialami mereka yang berusia di atas 50 tahun. "Itulah mengapa kami melaporkannya," tegas Dr Victoria Furer, peneliti utama studi ini.

Lima dari mereka mengembangkan herpes zoster setelah dosis pertama dan pada dosis kedua, bertambah satu orang sehingga totalnya ada enam kasus. Namun, peneliti belum bisa menjamin apakah herpes yang muncul itu akibat vaksin Covid-19 atau bukan.

"Sampai saat ini kami belum bisa memberi pernyataan resmi apakah herpes yang dialami keenam orang itu akibat vaksinasi Covid-19 Pfizer atau bukan," ungkap Furer. "Tapi, kami bisa mengatakan ada kemungkinan ke arah sana, bahkan vaksin memicu terjadinya infeksi herpes," sambung dia.

Furer menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut sangat dibutuhkan dan salah satu implikasinya adalah bahwa pasien dengan penyakit rematik inflamasi autoimun didorong untuk mendapatkan vaksinasi herpes zoster sebelum mendapatkan suntikan Covid-19.

"Kami tidak bermaksud menakut-nakuti masyarakat. Pesan yang ingin kami sampaikan adalah pentingnya mendapatkan vaksinasi untuk semua kelompok orang," ungkap Furer.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini