Praktikan Cara Cek Pembukaan Serviks, Izin Dokter Kevin Dicabut 6 Bulan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 22 April 2021 22:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 612 2399299 praktikan-cara-cek-pembukaan-serviks-izin-dokter-kevin-dicabut-6-bulan-HZtrZru4fB.jpg Dokter Kevin. (Foto: Instagram)

MEDIA sosial kerap digunakan orang-orang untuk menyebarkan informasi. Bahkan para dokter pun kerap membagikan ilmu mereka yang sangat berguna selama masa pandemi ini.

Sayangnya, tidak semua ilmu "layak" untuk dibagikan di media sosial. Para dokter pun harus ingat bahwa mereka terikat dengan kode etik kedokteran kala ingin mengungkapkan sesuatu, apalagi yang berhubungan dengan pasien.

Karenanya, Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Pusat Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) menjatuhi sanksi pada dokter muda Kevin Samuel Marpaung karena konten TikTok buatannya yang dinilai tak etis.

Ya, dokter Kevin dinilai kurang sopan dalam memberikan tayangan konten TikTok terkait dengan 'Vaginal Touche' yang merupakan bagian dari pemeriksaan kehamilan dengan metode memasukkan dua jari pemeriksa ke dalam vagina ibu untuk memeriksa pembukaan serviks atau leher rahim. 

Dokter kevin

Tujuan pemeriksaan ini sebenarnya untuk mengetahui apakah serviks sudah siap untuk proses kelahiran bayi atau belum.

Sanksi yang diberikan IDI pada dokter Kevin tergolong sanksi perbuatan ringan-sedang atau kategori satu dan dua. Dengan putusan tersebut, dokter Kevin diganjar pembekuan kegiatan selama enam bulan.

"IDI cabang Jakarta Selatan telah mengenakan sanksi kepada yang bersangkutan sesuai dengan kategori pelanggaran sanksinya, termasuk kategori satu dan kategori dua yang terukur tentu selama 6 bulan," papar Ketua IDI Cabang Jakarta Selatan, M Yadi Permana, pada awak media.

Sebelum keluarnya putusan sanksi, dokter Kevin sudah menjalani sidang etik selama tiga kali, yakni pada 17, 18, dan 19 April secara tertutup. Sampai akhirnya pada 21 April, bertepatan dengan Hari Kartini, dokter Kevin mengakui kejadian tersebut dan berjanji tak akan mengulanginya lagi.

Dokter Kevin yang hadir di acara tersebut mengucapkan permintaan maaf secara langsung kepada Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI0 atas perbuatannya tersebut. Ia pun menghimbau kepada masyarakat, khususnya perempuan, agar tidak takut memeriksakan diri terhadap tenaga kesehatan yang berbeda gender.

Selain itu, dokter Kevin membuat unggahan Instastory yang dikaitkan dengan kasus dirinya.

Di unggahan tersebut, dokter Kevin membagikan foto 'quotes' dengan tulisan "Rencana Tuhan tak pernah gagal. Tuhanlah yang menciptakan masa depan". Unggahan itu merupakan foto yang dibagikan sebelumnya di akun @renunganalkitab.

Kalimat yang ada di foto tersebut sepertinya menjadi penguat dokter Kevin saat ini. Dia berharap, apa yang dia alami ini bisa menjadi pelajaran dan masa depan yang cerah masih akan dia raih karena apapun yang ada di kehidupan ini adalah rencana Tuhan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini