Pakkat, Menu Buka Puasa Paling Diburu Masyarakat Mandailing saat Ramadhan

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 23 April 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 298 2399445 pakkat-menu-buka-puasa-paling-diburu-masyarakat-mandailing-saat-ramadhan-7eWs7Ssgjv.jpg Pakkat khas Mandailing (Foto : Instagram/@kulinertabagsel)

Pakkat merupakan salah satu makanan khas Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Makanan ini paling banyak di cari di bulan Ramadhan. Ini karena warga setempat kerap menjadikannya sebagai menu buka puasa.

Makanan satu ini memiliki citarasa yang sedikit pahit. Biasanya disajikan dengan sambal tuk-tuk. Akan tetapi, walaupun rasanya sedikit pahit, namun Pakkat disebut-sebut sebagai makanan yang bagus untuk meningkatkan nafsu makan.

Pakkat

Melansir berbagai sumber pada Kamis (22/4/2021) Pakkat merupakan rotan yang masih muda atau batang rotan yang paling pucuk. Pakkat dibakar hingga matang sekitar 20-30 menit dan setiap pembakaran sekitar 30 batang.

Setelah dibakar, Pakkat kemudian dibuang kulit luarnya dan disantap dengan nasi sebagai lalapannya atau bisa juga di gulai dan disemur sesuai selera masing-masing.

Baca Juga : Sotong Pangkong, Kuliner Khas Pontianak yang Jadi Favorit saat Ramadhan

Baca Juga : Lezatnya Bubur Sabilal, Menu Legendaris Buka Puasa Khas Banjarmasin

Salah satu lokasi penjualan makanan takjil Pakkat di Kota Medan yakni di Jalan Sisingamaraja. Setiap sore, sejumlah pedagang Pakkat sudah mulai membakar batang-batang Pakkat hingga matang.

Harga Pakkat juga cukup terjangkau, yaitu mulai dari yaitu Rp 2.500 per meter. Namun, biasanya orang membeli satu kemasan yang diisi 4 meter Pakkat dan dibanderol dengan harga Rp10 ribu.

Selain dibakar, Pakkat juga dapat diolah dengan cara direbus. Tidak jarang pula dijadikan komposisi untuk memasak menu lainnya. Mengingat cara pengolahannya yang praktis, wajar saja jika Pakkat disukai banyak orang.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini