Alasan Masyarakat Dilarang Mudik Lebaran 2021

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 23 April 2021 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 481 2399418 alasan-masyarakat-dilarang-mudik-lebaran-2021-h4xsjlcU8g.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone)

Bulan Ramadhan selalu identik dengan mudik lebaran. Sebagian besar masyarakat akan pulang ke kampung halamannya untuk bersilahturahmi dengan orangtua maupun sanak saudaranya.

Tentunya selama masa pandemi Covid-19, tradisi mudik lebaran harus ditunda sementara waktu. Sebab dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, dapat membuat penularan Covid-19 menjadi semakin banyak.

Sebagaimana dirangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), lawancovid19_id, Kamis (22/4/2021), Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan mengenai hukum mudik.

Larangan Mudik

“Dalam Islam, mudik itu paling banter hukumnya adalah sunah, sedang menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan adalah wajib,” terang Menag Yaqut.

Baca Juga : Aturan Perjalan Diperketat Jelang Pelarangan Mudik, Begini Penjelasan Satgas Covid-19

Baca Juga : Aturan Pengetatan Mudik Berlaku Hari Ini, Segera Siapkan Tes PCR hingga Antigen

Ia pun berpesan kepada masyarakat jangan sampai menjalankan sunah dan justru meninggalkan kewajiban. Sebab menjaga kesehatan adah ikhtiar yang harus dilakukan bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat untuk menangani pandemi Covid-19 agar segera berlalu.

Oleh sebab itu alangkah baiknya untuk menunda mudik hingga pandemi usai. Selain itu selalu lindungi diri dengan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M, yakni mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini