Menkes Budi: Belajar dari Kasus Covid-19 di India, Jangan Kendur Protokol Kesehatan

Siska Permata Sari, Jurnalis · Jum'at 23 April 2021 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 481 2399718 menkes-budi-belajar-dari-kasus-covid-19-di-india-jangan-kendur-protokol-kesehatan-nqje0Q54TT.png Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Negara)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan penyebab lonjakan kasus covid-19 di India. Menkes Budi mengatakan lonjakan kasus covid-19 di India terjadi karena dua hal.

"Pertama adalah adanya mutasi baru di sana; dan kedua, karena penurunan (kasus) yang cukup drastis di bulan September sehingga banyak kelonggaran-kelonggaran protokol kesehatan yang terlalu cepat," papar Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Menkes Budi: 127 WN India Masuk Indonesia, 12 Positif Covid-19 

Salah satu bentuk kelonggaran protokol kesehatan (prokes) di India adalah diizinkannya festival keagamaan yang digelar besar-besaran. "Akibatnya, penularan terjadi kembali, dengan mutasi baru, dan akhirnya naik sangat tinggi. Ini pelajaran bagi kita semua," kata dia.

Belajar dari kasus di India, Menkes Budi mengingatkan agar semua pihak di Indonesia tidak terlena dengan angka penurunan kasus dan tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat. "Kita alhamdulillah bersyukur bahwa dengan program PPKM Mikro dibarengi dengan program vaksinasi, kita sudah mengalami penurunan juga," ujarnya.

Meski demikian, protokol kesehatan harus tetap dijaga dengan sangat ketat. "Jangan sampai kendur protokol kesehatannya agar menghindari lonjakan kasus seperti di India," kata Menkes Budi.

Baca juga: Cek Jenis Mutasinya, 12 WN India Positif Covid-19 Jalani Genome Sequencing 

Dia juga kembali mengingatkan meski ada vaksinasi, pandemi covid-19 belum berakhir. Oleh karena itu, tetap terapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya.

"Protokol kesehatan itu jangan berkurang, jangan kendur, jangan kita lengah. Harus selalu ingat dan waspada karena pandemi ini masih ada, dan di negara-negara lain di dunia tumbuh sangat pesat, yuk kita jaga agar Indonesia jangan terjadi seperti itu," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini