Jangan Makan Banyak Gorengan saat Buka Puasa, Ini Efeknya ke Kulit

Antara, Jurnalis · Minggu 25 April 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 481 2400424 jangan-makan-banyak-gorengan-saat-buka-puasa-ini-efeknya-ke-kulit-wqujut7IcY.jpg Ilustrasi gorengan untuk buka puasa. (Foto: Instagram @luis_widarto)

BAGI pencinta makanan gorengan harus lebih mengendalikan diri ketika menyatapnya saat buka puasa. Sebab, terungkap bahwa makan banyak gorengan bisa menimbulkan efek buruk terhadap kesehatan kulit.

Dokter spesialis kulit Arini Astasari Widodo mengatakan pada makanan yang digoreng ada banyak komponen yang dapat memberikan dampak pada kulit antara lain, salah satunya proses menggoreng itu sendiri.

Baca juga: Bolehkah Makan Gorengan saat Buka Puasa? Ini Penjelasan Dokter 

"Proses menggoreng meningkatkan molekul yang dinamakan AGE (advanced glycation end products) yang mengakibatkan kerusakan kolagen dan elastin, sehingga memicu penuaan kulit," ungkap dia dalam diskusi daring, seperti dikutip dari Antara, Minggu (25/4/2021).

Ilustrasi gorengan.

Proses ini juga membutuhkan temperatur yang tinggi, meningkatkan jumlah trans fat, dan membuat vitamin-vitamin yang berada di dalamnya menjadi rusak, termasuk vitamin yang berguna untuk kulit.

Baca juga: Tips Aman Makan Gorengan saat Buka Puasa 

Selain itu, proses menggoreng meningkatkan senyawa kimia yang disebut sebagai acrylamide. Acrylamide dapat meningkatkan risiko kanker.

"Trans fat sendiri apabila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dapat meningkatkan respons peradangan, termasuk dapat terjadi pada kulit, sehingga kulit menjadi lebih sensitif terjadi inflamasi (radang). Hal ini perlu diwaspadai pada seseorang dengan kulit sensitif, bakat eksim atau autoimun," terang dr Arini.

Di sisi lain, makanan yang digoreng bisa mengandung kalori tiga kali lipat dari sebelum proses menggoreng. Kalori yang tinggi ini bisa berdampak pada kesehatan seperti memunculkan penyakit diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan gangguan metabolik lainnya dan ini juga akan memberikan dampak buruk pada kulit.

Hal lain yang perlu menjadi pertimbangan, asupan garam dan MSG yang berlebihan dalam gorengan terutama jika Anda tak membuatnya sendiri. Kedua zat ini sumber sodium yang dapat menarik air, sehingga tingginya kadar sodium pada makanan gorengan dapat membuat retensi cairan pada tubuh.

Baca juga: Membuat Gorengan Sehat dan Bergizi, Gimana Sih Caranya? 

"Wajah dapat tampak 'puffy' sehingga wajah cenderung tampak tidak segar," papar dr Arini.

Makanan gorengan tidak melulu gurih, bisa juga manis seperti donat, gemblong, pisang goreng madu, yang menjadi favorit pada saat berbuka.

Makanan manis itu bisa meningkatkan molekul yang dinamakan AGE (advanced glycation end products) yang mengakibatkan kerusakan kolagen dan elastin, sehingga mempercepat terjadinya penuaan kulit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini