5 Kuliner Lezat Khas Ramadhan dari Kolak Ayam sampai Bubur Kampiun

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Senin 26 April 2021 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 298 2400810 5-kuliner-lezat-khas-ramadhan-dari-kolak-ayam-sampai-bubur-kampiun-ypRmptqbXZ.jpg Bubur kampiun (Foto: Inst laper bingit)

Di bulan Ramadhan, banyak bermunculan berbagai menu kuliner khas Ramadhan yang sangat lezat dan menggugah selera. Namun memang kuliner ini kebanyakan muncul hanya saat bulan puasa.

Apa saja beberapa kuliner yang hanya muncul saat Ramadhan tiba? Simak yuk, siapa tahu Anda tertarik mencicipinnya untuk berbuka.

kolak ayam 

1. Kolak ayam

Kolak ayam adalah makanan yang berasal dari Gresik, kolak ini terbuat dari ayam jago, santan kelapa, jinten, gula merah dan daun bawang. Tradisi pembuatan kolak ayam bermula dari Sunan Dalem yang merupakan putra dari Sunan Giri yang mengalami sakit keras, kolak ayam ini adalah makanan yang dijadikan obatnya.

2. Sotong Pangkong

Sotong Pangkong adalah makanan yang berasal dari daerah Pontianak. Makanan ini terbuat dari sotong (cumi) yang kemudian ditambah sambal kacang cair. Sotong Pangkong berasal dari bahasa Melayu yang terdiri dari kata "sotong" yang artinya jenis ikan mirip cumi-cumi dan "pangkong" artinya memukul menggunakan palu.

3. Asida

Kue Khas Arab ini berasal dari Ambon. Asida berbahan dasar tepung terigu, gula merah sisir, kapulaga, daun pandan, air, garam dan mentega. Pada awalnya kue ini diperkenalkan oleh orang Arab yang berdagang dan menyebarkan agama Islam di nusantara kepada masyarakat melayu, kemudian menyebar ke seluruh lapisan masyarakat.

4. Sate susu

Sate susu berasal dari kota Denpasar. Makanan ini terbuat dari daging yang diambil disekitar puting susu sapi yang diolah dengan bumbu, lalu dibakar. Kabar yang beredar di masyarakat, warga Denpasar mengenal olahan sate susu sejak tahun 1963, tak lama setelah gunung agung meletus dan warga Kampung Muslim Kecicang, Karangasem, mengungsi lalu menetap di Denpasar.

5. Bubur kampiun

Bubur ini berasal dari Bukittinggi, berbahan dasar ketan putih yang dikukus bubur putih atau bubur sumsum, bubur ketan hitam, kolak pisang atau ubi, bubur kacang hijau atau kacang padi dan bubur conde atau candil. Dahulu para tokoh adat di daerah minang membuat berbagai macam perlombaan untuk menghibur warga karena trauma paskah perang pemerintahan revolusioner Republik Indonesia 1958, salah satunya lomba membuat bubur.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini