Atta Halilintar Kembali Positif Covid-19, Ini Penyebab Bisa Terinfeksi 2 Kali

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 26 April 2021 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 481 2400764 atta-halilintar-kembali-positif-covid-19-ini-penyebab-bisa-terinfeksi-2-kali-AhfrztdlwQ.jpg Atta Halilintar kembali positif covid-19. (Foto: Instagram @attahalilintar)

ATTA Halilintar kembali terpapar covid-19. Ini adalah kedua kalinya YouTuber berpenghasilan fantastis tersebut terserang virus SARS-CoV2.

Pengumuman ini diungkapkan langsung Atta Halilintar melalui akun Instagram-nya beberapa waktu lalu. Dalam keterangan foto itu, dia meminta semua orang yang bertemu dengannya untuk melakukan swab PCR test covid-19 sebagai bentuk tindak lanjut usai dirinya dinyatakan positif.

Baca juga: Kembali Positif Covid-19, Atta Halilintar Mengaku OTG dengan CT Value Tinggi 

"Untuk teman-teman yang habis ketemu aku sama istri, mohon segera swab ya," pinta Atta Halilintar, sebagaimana dikutip MNC Portal, Senin (26/4/2021).

Aurel Hermansyah pun turut mendoakan suaminya tersebut. Ia sangat berharap Atta bisa segera pulih.

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. (Foto: Instagram @attahalilintar)

"Ya Allah, semoga segera pulih, ya, sayang. Semangat. Love you suamik. Jangan dipikirin dan jangan stress, ya," ungkap Aurel di kolom komentar.

Sementara itu, banyak publik bertanya-tanya mengapa orang yang sudah pernah terkena covid-19 bisa terinfeksi lagi?

Baca juga: Selain Atta Halilintar, 4 Artis Ini Juga 2 Kali Positif Covid-19 

Salah satu penyebab kemungkinan seseorang bisa terinfeksi covid-19 dua kali adalah kurangnya kekebalan tubuh atau antibodi yang terbentuk di dalam tubuh si penderita. Dengan begitu saat virus masih menyebar di tengah masyarakat, tubuh tidak mampu melawan karena "pasukannya" tak cukup.

"Meski begitu, ada juga kemungkinan bahwa si pasien masih memiliki sejumlah kecil virus di tubuhnya yang tertinggal atau tidak dibunuh secara tuntas dalam proses penyembuhannya. Virus bahkan masih ada walau gejala sudah hilang," terang laporan laman Medical News Today.

Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil penelitian kecil yang diterbitkan jurnal JAMA NetworkTrusted. Dijelaskan bahwa empat orang dinyatakan positif kembali pada 5 hingga 13 hari setelah dinyatakan sembuh dinilai dari gejala kelnis yang makin berkurang.

Begitu juga pada hasil penelitian dari American Thoracic Society. Studi ini melaporkan, dari 16 pasien covid-19 yang dites ulang, 1 pasien hasilnya negatif palsu, dan setengah jumlah dari peserta dinyatakan positif lagi pada 8 hari setelah sembuh dengan gejala yang telah teratasi.

Baca juga: Sedihnya Aurel Hermansyah Buka Puasa Tanpa Atta Halilintar 

Lebih lanjut para peneliti kini sedang memperkuat vaksin covid-19 yang ada untuk memastikan antibodi yang terbentuk dalam tubuh cukup maksimal melawan virus SARS-CoV2.

"Melalui penelitian ini diharapkan dapat merancang vaksin yang lebih kuat dan juga untuk memahami apakah orang yang sudah pernah terpapar covid-19 secara alami atau penerima vaksin terlindungi dengan maksimal dari virus corona untuk beberapa waktu," kata Helen McShane, ahli vaksinasi dari Universitas Oxford, yang juga ketua studi ini.

Baca juga: Rawat Atta yang Kembali Kena Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Aurel 

Sementara vaksin sedang diperkuat, masyarakat diimbau terus mematuhi protokol kesehatan. Mulai tetap mengenakan masker dengan benar di ruang publik, menjaga jarak, mencuci tangan dengan benar, menghindari kerumunan, hingga membatasi mobilitas.

Tentu upaya pencegahan ini mesti dilakukan sebagai cara agar masyarakat minim risiko terpapar covid-19 sekalipun virus masih menyebar di masyarakat. Satu hal yang tak kalah penting adalah menerima vaksin covid-19 dengan harapan terbentuknya herd immunity supaya pandemi dapat segera diatasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini