Kenali Beda Efek Samping Vaksin dengan Gejala Covid-19

Sellva Brilliancy Fernando, Jurnalis · Senin 26 April 2021 03:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 612 2400612 kenali-beda-efek-samping-vaksin-dengan-gejala-covid-19-tJc6DebJMX.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

EFEK samping vaksin Covid-19-19 memang beragam, tergantung pada tubuh seseorang. Beberapa diantaranya memang unik, seperti lapar dan mengantuk, tapi ada juga gejala umum seperti pusing, mual dan alergi.

Memang, mendapat vaksin bukan berarti Anda kebal dengan Covid-19. Apalagi, agar bekerja dengan maksimal membentuk kekebalan tubuh kita perlu menunggu sampai 28 hari. 

Lantas, bagaimana Anda bisa membedakan jika terkena Covid-19 atau hanya efek samping dari vaksinasi? Dikutip dari Times Of India, ini cara membedakan efek samping vaksin dengan gejala Covid-19.

Menurut para ahli, kunci untuk membedakan gejala Anda adalah gatal dan demam. Kulit, hidung, mata, atau tenggorokan yang gatal bisa menjadi tanda peradangan dan lebih sering terlihat dengan alergi. 

Saat ini, gatal tidak dianggap sebagai tanda Covid-19. Orang yang mencatat suhu tinggi, bersama dengan gejala lain, kemungkinan besar menderita Covid-19 atau penyakit lain, tetapi tidak mungkin terkena alergi.

Efek samping pasca vaksinasi dianggap sebagai reaksi inflamasi yang Anda dapatkan setelah Anda diberikan suntikan vaksin. Vaksin meniru virus dan melepaskan gejala yang serupa, yang berarti bahwa beberapa reaksi peradangan dengan vaksin juga bisa serupa dengan infeksi, karena kebanyakan berupa demam, ruam, kelelahan, sakit kepala, semuanya umum terjadi pada vaksin Covid-19.

Mengenai efek samping pasca vaksinasi, yang paling sering dilaporkan saat ini termasuk demam, sakit punggung, nyeri tubuh, kelelahan, malaise, lesu, nyeri di tempat suntikan, ruam atau bengkak.

Infeksi Covid-19 dapat menyebabkan banyak gejala ini, tetapi ruam dan pembengkakan tidak terlihat banyak atau mungkin menyerang semua orang. Nyeri di tempat suntikan dan bengkak juga merupakan efek samping vaksin klasik.

Sekali lagi, ingatlah bahwa vaksin, kemungkinan besar, tidak akan menimbulkan gejala seperti batuk, sakit tenggorokan, gangguan penciuman atau rasa, kesulitan bernapas, nyeri dada atau gejala gastrointestinal. 

Jika Anda memang mengalami gejala seperti ini setelah vaksinasi atau dicurigai terpapar, lalu segera dapatkan bantuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini